UMKM Kopi Bubuk di Payakumbuh Butuh Bantuan Peralatan untuk Produksi Skala Besar

"Ia mengaku optimis, jika nanti diproduksi dalam skala besar kopi bubuk ini dapat diterima pasar nasional dan luar negeri."
Kopi bubuk. (Net)

KLIKPOSITIF - Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kopi Arwis di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat terkendala peralatan pengolahan biji kopi untuk bisa produksi dalam skala besar.

"Kopi bubuk ini baru diproduksi dalam jumlah kecil, karena terbatasnya peralatan, tetapi produk kami sudah teruji dan mempunyai sertifikat SNI," kata pelaku UMKM Kopi Arwis, Ifna Fani di Sarilamak, Selasa 19 April 2016.

Ia mengaku optimis, jika nanti diproduksi dalam skala besar kopi bubuk ini dapat diterima pasar nasional dan luar negeri. Pihaknya berharap bantuan pemerintah daerah dalam pengurusan izin produksi, kemasan, pemasaran, maupun peralatan.

"Kami berniat mencoba pemasarkan produk ini ke luar daerah hingga ke luar negeri," ujar dia.

Ia menyatakan produk tersebut sudah dipasarkan pada beberapa mini market yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh. Selain itu, olahan kopi tersebut juga dipasarkan ke Jakarta, Padang, Riau, dan daerah lain di Sumbar.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Industri Kecil Menengah Kabupaten Limapuluh Kota, Amrinaldi, mengatakan pihaknya akan terus mendorong pengembangan industri lokal, salah satunya olahan kopi asal Simalanggang.

Pihaknya akan mengupayakan sebagian besar UMKM yang ada di daerah itu agar memiliki izin dan label halal sehingga mudah saat dipasarkan di dalam dan luar negeri.

[Arya Irvanus]