Persentase Kredit UMKM Sektor Ekonomi Sumbar Naik 3,23 Persen

"Angka kredit terbesar didominasi oleh sektor pertanian, perternakan, kehutanan dan perikanan"
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Persentase kredit Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sektor ekonomi Sumatera Barat pada tahun 2016 naik 3,23 persen dibanding tahun 2015 lalu. Nilai kredit dihitung berdasarkan nominal jutaan.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan Sumbar, angka kredit UMKM dari sektor ekonomi Sumbar pada tahun 2016 mencapai Rp14.084.358 sedangkan pada tahun 2015 hanya Rp13.643.815.

Kepala OJK Sumbar, Indra Yuheri mengatakan angka kredit terbesar didominasi oleh sektor pertanian, perternakan, kehutanan dan perikanan. Pada sektor itu angka kredit pada tahun 2016 mencapai Rp1.944.767.

"Nilai kredit UMKM dari sektor ini naik 2,50 persen dari sebelumnya pada tahun 2015 hanya Rp1.897.308," katanya pada KLIKPOSITIF, Kamis 23 Februari 2017 siang.

Pada posisi kedua, nilai kredit dari sektor pertambangan dan penggalian turun 11,87 persen pada tahun 2016.

"Nilai kredit sektor ini pada tahun 2015 lalu mencapai Rp78.905 (dalam juta) sedangkan pada tahun 2016 turun menjadi Rp69.538," sebut Indra kemudian.

Berikut Rincian Pertumbuhan Kredit UMKM di Sumatera Barat Sepanjang Tahun 2016 (Dalam Jutaan) :

1. Pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan (naik 3,23 persen)
2015 : Rp13.643.815
2016 : Rp14.084.358

2. Pertambangan dan penggalian (turun 11,87 persen)
2015 : Rp1.897.308
2016 : Rp69.538

3. Industri pengolahan (naik 9,15 persen)
2015 : Rp541.065
2016 : Rp590.570

4. Listrik, gas dan air (turun 10,07 persen)
2015 : Rp15.166
2016 : Rp13.639

5. Konstruksi (naik 17,63 persen)
2015 : Rp431.901
2016 : Rp508.052

6. Perdagangan, hotel dan restoran (naik 4,00 persen)
2015 : Rp9.273.603
2016 : Rp9.644.152

7. Pengangkutan dan komunikasi (turun 2,59 persen)
2015 : Rp324.108
2016 : Rp315.701

8. Keuangan, real estate dan jasa ... Baca halaman selanjutnya