Bapenda Padang Targetkan Penerimaan Pajak 2017 Sebesar Rp334,5 Miliar

"Angka ini naik sebesar 13 persen dari target tahun sebelumnya sebesar Rp295 Miliar."
Kepala Bapenda Kota Padang Adib Alfikri (tengah) bersama jajaran mengunjungi KLIKPOSITIF pada Jumat, 24 Februari 2017. (KLIKPOSITIF/Yogi)

PADANG, KLIKPOSITIF - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang menargetkan penerimaan pajak tahun ini sebesar Rp334,5 Miliar. Angka ini naik sebesar 13 persen dari target tahun sebelumnya sebesar Rp295 Miliar.

Kabid Penagihan dan Pemeriksaan Bapenda Kota Padang Budi Payan mengatakan, tahun lalu realisasi penerimaan pajak Kota Padang adalah sebesar Rp256 Miliar atau sekitar 87 persen. Perlu diketahui, Bapenda Padang mengelola 11 wajib pajak yakni: pajak hotel, pajak restauran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak parkir, pajak air dan tanah, pajak sarang burung walet, pajak mineral bukan logan dan batuan, pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Dari 11 wajib pajak ini, dua diantaranya tidak mencapai target penerimaan 100 persen pada 2016 lalu, yakni BPHTB dengan realisasi penerimaan pajak sebesar 60 persen dan PBB dengan realisasi 76 persen.

"BPHTB ini kan pajak jual beli. Kendalanya kemarin itu karena masyarakat tidak jujur dalam melaporkan nilai transaksi. Misal mereka transaksi membeli rumah seharga Rp200 juta, yang dilaporkan hanya Rp100 juta. Sekarang kita berupaya dengan melakukan pemeriksaan, turun ke lapangan, tanya ke tetangga, ke ketua RT dan kita minta brosurnya jadi bisa jelas berapa angka transaksi sebenarnya," tuturnya kepada KLIKPOSITIF, Jumat 24 Februari 2017.

Pihaknya optimis target penerimaan Rp334,5 Miliar tahun ini bisa tercapai. Ia mengatakan, Bapenda Kota Padang akan terus mengupayakan bagaimana masyarakat paham bahwa pajak adalah suatu kewajiban. Selain itu, pihaknya juga akan semakin gencar melakukan sosialisasi di tahun ini, salah satunya melakukan kerjasama dengan media, baik cetak maupun elektronik. (*)