Penghasilan Pedagang Pasar Ateh Meningkat 100 Persen karena Wisata Gratis

"Biasanya jual beli kita hanya 300 ribu. Sekarang, naik jadi 600 ribu perhari."
Turis mancanegara memanfaatkan sehari gratis masuk di objek wisata Bukittinggi. (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF — Pemberlakuan sehari gratis mengunjungi objek wisata di Kota Bukittinggi ternyata berdampak positif terhadap tingkat jual beli para pedagang di Pasar Ateh Bukittinggi.

Para pedagang mengaku mendapat keuntungan berlipat akibat banyaknya wisatawan yang datang ke Bukittinggi. Sekretaris Persatuan Pedagang Pasar Lereng (P3L) Hengki Evon, mengungkapkan terjadi peningkatan sebesar 100 persen.

“Biasanya jual beli kita hanya 300 ribu. Sekarang, naik jadi 600 ribu perhari,’’ katanya saat ditemui KLIKPOSITIF.

Saking ramainya, kata Hengki, jalan di sepanjang Pasar Lereng menjadi macet karena banyaknya pengunjung pasar.

“Dari pagi hingga sore, banyak yang membeli. Ini mantap,’’tambahnya. Kata Hengki, ramainya pengunjung sudah hampir menyamai momen libur seperti Lebaran maupun Tahun Baru.

“Ramai sekali. Luar biasa dampak penggratisan objek wisata ini,’’ sebutnya. Bahkan, untuk 11 Maret 2017, jumlahnya kata Hengki jauh lebih besar peningkatannya dibandingkan penggratisan objek wisata serupa pada tahun silam.

Kendati pembeli ramai, kata Hengki, para pedagang tak ada menaikkan harga. “Harga masih standar kok,’’pungkasnya.

Hal senada, juga disampaikan Ketua Pedagang Pasar Botik Bos Martin. Ia mengatakan memang terjadi peningkatan yang signifikan dibandingkan hari lainnya.

“Memang ramai hari ini. Banyak yang nyangkut (membeli) pakaian,’’ujarnya.

Ucap Bos Martin, seharusnya inovasi seperti yang harus sering dilakukan oleh Pemko Bukittinggi dibawah kepemimpinan Ramlan-Irwandi sehingga banyak wisatawan datang ke Bukittinggi.

“Jika sering melakukan inovasi seperti hari ini, atau melakukan aktifitas Kepariwisataan seperti mengadakan acara-acara, pasti pengunjung banyak yang datang. Jika banyak wisatawan, pedagang pasti kecipratan,’’ujarnya.

Saat ... Baca halaman selanjutnya