Rupiah Melemah Jelang Pilkada Putaran Dua

"Hal tersebut disebabkan karena ketidakpastian suasana politik jelang pesta demokrasi tersebut"
Rupiah (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

KLIKPOSITIF -- Jelang pemilihan kepala daerah putaran kedua yang digelar di DKI Jakarta 19 April nanti membuat nilai tukar rupiah melemah.

Hal tersebut disebabkan karena ketidakpastian suasana politik jelang pesta demokrasi tersebut.

Terpantau, saat ini nilai tukar rupiah mencapai Rp13.294, atau melemah 15 poin dari posisi sebelumnya Rp13.279 per dolar Amerika Serikat.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan dalam jangka menengah, ruang penguatan rupiah masih terbuka mengacu data ekonomi dalam negeri yang positif.

"Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2017 mengantongi surplus sebesar 1,23 miliar dolar Amerika Serikat yang didorong oleh surplus sektor nonmigas senilai 2,02 miliar dolar AS," katanya.

Dengan demikian sebut dia, Surplus neraca perdagangan Indonesia itu akan menjaga likuiditas dolar AS di dalam negeri.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan bahwa sentimen geopolitik global masih membuat permintaan terhadap aset-aset "safe haven" masih terjadi sehingga laju rupiah tertahan.

"Sikap sebagian pelaku pasar yang masih khawatir terhadap geopolitik global membuat kehati-hatian untuk masuk ke aset mata uang berisiko," katanya.(*)