Niat Pemerintah Kendalikan Inflasi Buat Petani Cabai Menjerit

"Pemerintah menginginkan semua harga kebutuhan bahan pokok stabil malahan murah, namun di sisi lain petani ingin harga naik, khususnya petani cabai"
Kebun cabai yang ada di Pessel. (KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Harapan petani cabai bertolak belakang dengan keinginan pemerintah dalam hal mengendalikan inflasi jelang bulan Ramadan. Pemerintah menginginkan semua harga kebutuhan bahan pokok stabil malahan murah, namun di sisi lain petani ingin harga naik, khususnya petani cabai.

Hal itu dirasakan Jang Pari (49), petani cabai di Kenagarian Rawang Gunung Malelo-Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Akibat harga cabai rendah, dia harus mengalami kerugian hingga mencapai puluhan juta.

"Tahun sebelumnya menjelang bulan puasa harga selalu tinggi, tahun ini agak beda," ungkapnya kepada KLIKPOSITIF Minggu 7 Mei 2017.

Pria yang biasa dipanggil Ujang ini menyebut, dirinya hanya bisa menjual cabai kepada pengepul atau toke dengan harga Rp20 ribu perkilogram. Ia menjelaskan, dengan harga itu potensi kerugian sudah mulai tampak. Pasalnya, dalam mengolah kebun cabai menelan biaya yang cukup besar.

Dalam 1 hektar saja bisa menghabiskan biaya mencapai Rp25 hingga Rp30 juta. "Biaya segitu sudah hemat, belum lagi upah menggarap tanah dari awal," jelasnya.

Dilanjutkannya, jika harga rendah tetap bertahan, bukan hanya dirinya saja yang akan merugi, bahkan puluhan petani cabai yang satu nagari dengannya juga akan kena imbas. "Harga segini paling tinggi penghasilan panen berkisaran Rp15 jutaan saja, paling tinggi Rp20 juta," katanya.

Ia berharap terjadi kenaikan harga cabai seminggu atau dua minggu menjelang Ramadan nanti, agar Ia dan kawan seprofesi juga bisa merasakan kesejahteraan. "Petani ini sudah susah, jika bertambah susah gmana mau hidup. Kami juga ingin kesejahteraan sebagai petani. Wajarlah petani sejahtera sebab kerjanya berat," tuturnya.

Di sisi lain, Pemprov Sumbar harus terus melakukan upaya agar harga stabil. Bahkan, beberapa waktu lalu utusan dari pemerintah pusat diterjunkan untuk meninjau harga di beberapa pasar di Kota Padang. Tidak sampai situ, Tim ... Baca halaman selanjutnya