BI Rangkul Menkeu dan Menkumham Dorong Bahas RUU Redenominasi

"Bank sentral akan segera melakukan sosialisasi redenominasi sejak pembahasan mulai dilakukan nanti"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Bank Indonesia mulai mempercepat langkah pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi mata di DPR.

Redenominasi itu yakni penyederhanaan nilai mata uang namun tidak mengubah nilai tukar uang tersebut.

Untuk mempercepat langkah itu, Bank Indonesia merangkul Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly dalam upaya pendaftaran Legislasi Nasional (Prolegnas).

"Kami akan bicara dengan Menkeu dan Menkumham untuk melihat kemungkinan (RUU Redenominasi) bisa masuk ke dalam Prolegnas. Kami akan coba yakinkan Menkumham supaya bisa bicara di Badan Legislatif (Baleg) masalah itu," kata Gubernur BI Agus DW Martowardojo.

Menurutnya bank sentral akan segera melakukan sosialisasi redenominasi sejak pembahasan mulai dilakukan nanti.

Namun, ia mengakui, kebijakan redenominasi ini memang tidak bisa diwujudkan secara instan. Bank Indonesia memperkirakan waktu tujuh tahun untuk masa transisi nilai mata uang tersebut.

"Jadi saat hal itu ditetapkan, harga barang pun penetapannya mesti dibuat dua harga," sebutnya kemudian.

Namun begitu, Menteri Keuangan Sri Mulyani sendiri mengaku belum memberikan tanggapan yang jelas terkait pembahasan RUU dengan DPR.(*)