Archandra : Konsumsi BBM di Sumbar Terbesar Kedua

"Namun Pertamina memastikan bisa memenuhi permintaan tersebut"
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Wakil Menteri ESDM, Archandra Tahar mengatakan konsumsi bahan bakar minyak di Sumatera Barat diprediksi bakal naik hingga 22 Persen dari sebelumnya di musim lebaran.

Menurutnya, lonjakan tersebut disebabkan karena Sumatera Barat merupakan daerah yang menjadi kawasan tujuan mudik dari berbagai daerah. Angka itu sebut Archandra merupakan yang terbesar kedua setelah Provinsi Jawa Tengah.

"Sumbar memang salah satu daerah tujuan mudik, namun Pertamina memastikan bisa memenuhi permintaan tersebut," katanya.

Dengan potensi lonjakan tersebut, ia meminta agar Pertamina bisa memastikan proses distribusi bahan bakar lancar di kawasan yang dilalui oleh pemudik, dengan artian Archandra fokus ke daerah-daerah perlintasan menuju Provinsi Sumatera Barat.

"Selain pasokan, yang paling penting itu ketersediaan pilihan bahan bakar seperti Pertalite dan Pertamax di SPBU," tuturnya.

Sementara itu General Meneger MOR I Pertamina Erry Widiastono menyebutkan pihaknya sudah menyiagakan sebanyak 737 SPBU di wilayah operasionalnya dengan pasokan BBM hingga 18 hari ke depan.

"Dengan demikian, pasokan bisa terjaga hingga awal Juli nanti," sebut Erry.

Untuk BBM jenis premium wilayah Sumbagteng, Pertamina akan menambah pasokan sebesar 1% dari normal yaitu dari 7.212 KL menjadi 7.266 KL. Lalu Pertalite ditambah 19% dari 4.080 KL menjadi 4.852 KL.

Selain itu Pertamax dan Pertamax Turbo ditambah 23% dari 755 KL menjadi 931 KL. Sedangkan Solar dan Biosolar mengalami penurunan 3% dari 6.429 KL menjadi 6.254 KL.

Erry juga menambahkan untuk pasokan bahan bakar penerbangan atau Avtur, terjadi penambahan pasokan 8% di Bandara SSK II Pekanbaru dari sebelumnya 160 KL sehari menjadi 172 KL sehari.

Kenaikan paling besar tercatat di Bandara BIM Sumbar sebesar 19%, disusul Bandara Kualanamu Sumut 10%, Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh 9%, Bandara SSK II Pekanbaru 8%, dan Bandara Hang Nadim Batam ... Baca halaman selanjutnya