Harga Minyak Mentah Indonesia Naik

"Kenaikan tersebut dipicu perkembangan harga minyak dunia"
Ilustrasi (Pixabay)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menetapkan harga minyak mentah Indonesia pada bulan Juli 2017 sebesar USD45,48 per barel.

Hal tersebut disahkan melalui Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 2605/K/12/MEM/2017. Tim Harga Minyak Indonesia menyatakan, dari hasil perhitungan Formula Indonesian Crude Price (ICP), rata-rata ICP (Indonesian Crude Oil) harga minyak mentah Indonesia pada bulan Juli 2017 mengalami peningkatan dibandingkan bulan Juni 2017.

Berdasarkan data, ICP Juli 2017 naik USD 1,82 per barel dari USD 43,66 per barel pada bulan sebelumnya. Kenaikan tersebut dipicu perkembangan harga minyak dunia, seperti ICP SLC pada 2017 mencapai US$ 46,35 per barel, naik USD 1.64 per barel dari USD 44,71 per barel pada Juni 2017.

Kenaikan harga ICP tersebut juga seiring dengan naiknya harga minyak dunia. Menurut data, Brent (ICE) naik sebesar USD 1,60 per barel dari USD 47,55 per barel menjadi USD 49,15 per barel.

Kemudian WTI (Nymex) naik sebesar USD 1,48 per barel dari USD 45,20 per barel menjadi USD 46,68 per barel.
Basket OPEC naik sebesar USD 1,57 per barel dari US$ 45,21 per barel menjadi US$ 46,78 per barel.

Tim Harga Minyak menjelaskan, peningkatan harga minyak mentah utama di pasar internasional ini disebabkan oleh faktor meningkatnya permintaan minyak mentah global pada tahun 2017.

Lalu disusul dengan Respon positif pasar terkait pernyataan Menteri Arab Saudi bahwa akan membatasi ekspor minyak mentah sebesar 6,6 juta bph pada bulan Agustus 2017 dan nigeria setuju untuk mengikuti kebijakan OPEC yaitu membatasi produksi minyak mentahnya.

Kendati demikian, International Energy Agency menjelaskan bahwa tingkat stok minyak mentah komersial, gasoline dan distillate fuel oil Amerika Serikat (AS) malah mengalami penurunan.

Sementara itu, Kementerian ESDM juga melaporkan untuk kawasan Asia Pasifik, terdapat peningkatan permintaan ... Baca halaman selanjutnya