Pencairan Bansos Telat, Konsumsi Pemerintah Jadi Imbas Inflasi

"Pertumbuhan konsumsi pemerintah yang terkontraksi minus 1,93 persen di kuartal II/2017"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI, Suahasil Nazara mengatakan pencairan bantuan sosial (bansos), dan penghematan anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo membuat konsumsi pemerintah jadi imbas dari inflasi.

Ia menyebutkan pertumbuhan konsumsi pemerintah yang terkontraksi minus 1,93 persen di kuartal II/2017, seperti yang dicatat Badan Pusat Statistik (BPS), bukan karena penerimaan negara yang belum mencapai 50 persen di Juni lalu.

"Ada beberapa pengeluaran yang bergeser tapi pengeluaran pemerintah tetap naik secara nominal. Tapi kita lihat juga ada inflasi secara yoy sekitar hampir empat persen, itu yang akhirnya membuat konsumsi pemerintah negatif menurut BPS," katanya dikutip dari CNN.

Kendati demikian, dari sisi kinerja belanja pemerintah dari sektor penerimaan tetap sejalan dengan kebutuhan belanja pemerintah.

Hal tersebut katanya dibuktikan dengan akumulasi belanja pada Semester I 2017 yang mencapai Rp893,3 triliun atau sekitar 42,39 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 sebesar Rp2.080,5 triliun.

Sementara itu, penerimaan negara pada periode yang sama sebesar Rp718,3 triliun atau sekitar 41,03 persen dari target APBN 2017 sebesar Rp1.750,5 triliun.

Meski sedikit lebih rendah dibandingkan belanja yang dikeluarkan, namun Suahasil menyebutkan, defisitnya tak lebih parah dibandingkan tahun lalu.

Tercatat, defisit anggaran per Semester I/2017 hanya sebesar Rp175,1 triliun atau sekitar 1,29 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Realisasi ini lebih kecil dibandingkan defisit anggaran semester I 2016 sebesar 1,82 persen.

"Ini kan kita tidak lihat bahwa defisit naik, defisit tetap terjaga. Kondisi arus kas keberadaan kas kalau lihat di laporan Direktorat Perbendaharaan juga terjaga. Jadi, ini masih sejajar antara penerimaan dan pengeluaran," pungkas Suahasil ... Baca halaman selanjutnya