Kejar Wajib Pajak, DJP Perbaiki Sistem Informasi

"Institusi pajak memanfaatkan data yang berasal dari era pertukaran informasi secara otomatis (AEOI)"
Menteri Keuangan, Sri Mulyani (Net)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melakukan penguatan basis data dan sistem informasi perpajakan untuk mengejar penerimaan pajak di 2018 sesuai dengan target yang tercantum dalam nota keuangan pemerintah tahun depan.

Upaya untuk mengejar penerimaan pajak itu dilakukan melalui perbaikan data dan sistem informasi perpajakan yang lebih terbarukan dan terintegrasi yaitu "e-filing", "e-form" maupun "e-faktur".

Selain itu, Direktorat Jenderal Pajak juga akan membangun kesadaran pajak untuk meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak melalui pemanfaatan "e-service", "mobile tax unit", KPP Mikro maupun "outbond call".

Institusi pajak memanfaatkan data yang berasal dari era pertukaran informasi secara otomatis (AEOI) yang mulai berlaku di 2018. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan basis data serta mencegah praktik penghindaran pajak dan erosi perpajakan (BEPS).

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan penguatan dana dan sistem informasi perpajakan ini akan didukung oleh penegakan hukum yang dilakukan pasca kebijakan pengampunan pajak.

Selain itu, pemanfaatan data dari AEOI dan berbagai kerja sama internasional juga dilakukan untuk mengejar kepatuhan Wajib Pajak yang selama ini belum memenuhi kewajiban perpajakan secara benar.

"Kami ingin ekspansi berdasarkan data-data baru dan kerja sama internasional yang sekarang ini makin luas baik di G20 maupun OECD. Kami juga akan melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya membayar pajak," kata Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani.

Ia menegaskan otoritas pajak tidak akan berburu di "kebun binatang" dan mengejar potensi penerimaan dari Wajib Pajak yang selama ini sudah patuh dan membayar pajak secara rutin.

"Jadi bukan menekan yang sudah patuh, tapi menekan pendapatan dari mereka yang selama ini menghindari pajak," tegasnya.

Selain menggunakan basis data, ia memastikan adanya perbaikan sumber ... Baca halaman selanjutnya