Satu Jabatan PNS Diincar Oleh 65 Pelamar

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

CPNS, KLIKPOSITIF -- Badan Kepegawaian Nasional mencatat jumlah pelamar keseluruhan untuk 60 Kementerian dan Lembaga (K/L) ditambah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sudah mencapai 1.295.295 orang.

Jika ditambah dengan jumlah pelamar pada gelombang I, saat penerimaan CPNS untuk Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Mahkamah Agung (MA), yang mencapai 1.137.731 orang, maka jumlah keseluruhan pelamar CPNS tahun 2017 ini mencapai 2.433.656 orang.

baca juga: Kado Lebaran, Bupati Irfendi Arbi Serahkan Ratusan SK PNS Guru SD

Pelamar tersebut memperebutkan 37.138 formasi, yakni seleksi gelombang pertama sebanyak 19.210 formasi dan gelombang kedua 17.928 formasi.

Dengan demikian secara rata-rata, maka satu jabatan Pegawai Negeri Sipil diperebutkan oleh 65.5 pelamar.

baca juga: THR untuk ASN Capai Rp29,38 Triliun, Minggu Ini Cair

Menurut data kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), jumlah pelamar CPNS tahun 2017 ini mendekati jumlah pelamar CPNS secara online pada pada tahun 2014 yang sempat tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI).

Pada tahun 2014 lalu, jumlah pelamar CPNS tercatat mencapai 2.603.780 orang.

baca juga: Bantu Ringankan Beban Negara, Ganjar Usul Potong Gaji ASN 50 Persen

Saat itu, pemerintah membuka lowongan sebanyak 65 ribu formasi CPNS, terdiri dari 25 ribu formasi CPNS untuk instansi pemerintah pusat, dan 40 ribu formasi untuk pemerintah daerah. Saat itu, tingkat persaingan berada di angka 1 : 40.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur menyebutkan pemerintah menerapkan kebijakan minus growt dalam penerimaan CPNS tahun 2017 ini.

baca juga: Dampak Corona, Pemerintah Putuskan Pelaksanaan Ujian Lanjutan CPNS Ditunda

Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 20/2017 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2017.

Ia menyebutkan, untuk tahun 2017 ini, prioritas jabatan dalam pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil bagi instansi pusat adalah jabatan fungsional dan jabatan teknis lain yang merupakan tugas inti (core business) dari instansi dan mendukung Nawacita serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.

"Sedangkan untuk instansi daerah diprioritaskan pada jabatan Guru, Dokter, Perawat, serta jabatan-jabatan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur," katanya.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa