BKPM RI Pastikan Calon Investor Untuk Sumbar Bukan Calo

"Investor tersebut merupakan orang yang berwenang dan pengambil keputusan di perusahaannya"
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat, Himawan Hariyoga (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat, Himawan Hariyoga memastikan bahwa investor yang mereka bawa dalam ajang Regional Investment Forum (RIF) bukanlah calo.

Menurutnya, investor tersebut merupakan orang yang berwenang dan pengambil keputusan di perusahaannya.

"Saya pastikan mereka bukan calo tapi orang yang bisa mengambil keputusan dalam soal investasi dalam perusahaan," katanya.

Ia menjelaskan, BKPM RI punya tim khusus untuk menyaring peserta sebelum melibatkan calon investor dalam ajang RIF, termasuk perusahaan mereka.

Bahkan seleksi juga dilakukan oleh perwakilan BKPM Indonesia di luar negeri dan KBRI di masing-masing negara.

Kemudian mereka yang terlibat RIF ini katanya berasal dari perusahaan ternama dan bahkan sudah ada dari beberapa investor tersebut yang telah berinvestasi di Indonesia.

"Mereka bahkan sudah investasi juga di Indonesia, seperti dari Australia mereka sudah investasi di Marina Lombok," jelasnya.

Sementara Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menegaskan, Pemkab Pessel membutuhkan investor yang betul-betul serius berinvestasi, bukan hanya sekedar hanya-nanya saja. Pasalnya sekitar 47 pulau yang ada daerah itu bisa dikembangkan.

"Kami juga beri kemudahan bagi yang serius. Soal izin kami permudah, bisa online dan gratis kecuali izin mendirikan bangunan. Kami juga akan berikan bonus bebas pajak selama lima tahun," ucap dia kemudian.

[Joni Abdul Kasir]