Agar Bisa Bersaing, UMKM di Sumbar Harus Lebih Kreatif

"Menurutnya yang harus dilakukan pelaku UMKM adalah merubah mindset"
Sanjai, salah satu produk UMKM di Sumbar (KLIKPOSITIF/Haswandi)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sumatera Barat dalam rangka memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Asisten Deputi Industri dan Jasa Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI, Victoria br. Simanungkalit mengatakan salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh pelaku UMKM adalah dengan meningkatkan kreatifitas.

"Agar bisa bersaing, kementerian mendorong pelaku usaha kecil agar lebih kreatif dan membaca selera masyarakat ASEAN terhadap kebutuhan produk UMKM," katanya.

Menurutnya yang harus dilakukan pelaku UMKM adalah merubah mindset bahwa produk yang dihasilkan bukan hanya untuk pasar domestik, namun harus disesuaikan dengan pasar ASEAN.

"Mindset ini yang harus diubah. Jangan hanya berfikir produk yang dihasilkan untuk daya saing lokal saja. Misalnya rasa yang pedas pada produk olahan makanan, atau warna pada produk khas daerah," jelas Victoria.

Untuk itu, katanya perlu adanya penelitian terhadap hal tersebut. Bagaimana belajar mencari selera di tiap-tiap masyarakat ASEAN. Dalam artian katanya membuat produk sesuai dengan selera pasar ASEAN.

"Pelaku UMKM harus melihat, yang dilayani ini sudah orang ASEAN, seperti Singapura, Malaysia, Vietnam dan lainnya. Tentu tidak semua yang suka pedas seperti lidah orang Indonesia atau di sini Minang. Contohnya rendang, bisa saja lebih di kurangi pedasnya. Atau keripik yang diolah sekreatif mungkin," sebutnya.

Selain itu, pelaku juga dituntut untuk lebih transparan terhadap harga yang ditawarkan pada masyarakat ASEAN.

"Kita terus ajarkan pelaku UMKM menempatkan harga yang wajar. Sehingga turis mau kembali. Lebih baik mendapat keuntungan kecil namun dengan kunjungan yang banyak dan berulang," pungkasnya kemudian.

[Cecep Jambak]