Realisasi Lemah, Penerimaan Pajak Diprediksi Lesu

"Realisasi penerimaan pajak baru mencapai Rp869,6 triliun atau 67,7 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Penyesuaian (APBNP) 2017"
Ilustrasi (Net)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Penerimaan pajak negara tahun ini diprediksi lesu karena realisasi penerimaan pajak baru mencapai Rp869,6 triliun atau 67,7 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Penyesuaian (APBNP) 2017 sebesar Rp1.238,6 triliun.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Potensi Kepatuhan dan Penerimaan Direktorat Jenderal Pajak Yon Arsal. Ia mengatakan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, realisasi pajak tahun ini turun 0,15 dari Rp870,95 juta.

"Turunnya realisasi di tahun ini disebabkan karena ketiadaan kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty). Sedangkan pada tahun lalu, terdapat realisasi penerimaan uang tebusan amnesti pajak berdasarkan Surat Pernyataan Harta (SPH) sebesar Rp103,31 triliun," katanya dikutip dari CNN.

Namun begitu angka tersebut tidak membuat pemerintah pesimis, menurutnya Kementerian Keuangan masih optimis bisa mengejar ketertinggalan target pajak hingga akhir Desember nanti.

"Dengan tren penerimaan yang stabil Rp20 triliun hingga Rp30 triliun per bulan, harusnya bulan depan catch up lagi," tutur Yon. Menurut data Kemenkeu, hingga Oktober 2017, capaian penerimaan dari Pajak Penghasilan (PPh) nonmigas berada di angka Rp459,94 triliun.

Angka itu kemudian disusul Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak atas Penjualan Barang Mewah (PPnBM) sebesar Rp304,97 triliun, Pajak Bumi Bangunan (PBB) sebesar Rp2,94 triiliun, PPh migas sebesar Rp41,77 triliun, dan pajak lain senilai Rp8,7 triliun.(*)