Harga Emas Berjangka Naik Setelah Pasar Saham Global Ditutup

"karena para investor mundur dari pembelian aset-aset yang dianggap berisiko"
Ilustrasi (pixabay)

KLIKPOSITIF - Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Senin (Selasa pagi WIB), karena para investor mundur dari pembelian aset-aset yang dianggap berisiko, seperti saham global, dan beralih ke aset-aset "safe haven" seperti emas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik 4,70 dolar AS, atau 0,37 persen, menjadi menetap di level 1.278,90 dolar AS per ounce.

Pasar saham Amerika Serikat turun selangkah karena ketidakpastian mengenai kesepakatan reformasi pajak AS, mendorong mereka menjauh dari rekor tertinggi yang tercapai baru-baru ini. Demikian pula pasar-pasar saham utama di Eropa, semuanya mencatat penurunan.

Ekuitas dan emas biasanya bergerak berlawanan arah. Oleh kareana itu, pelemahan saham- meningkatkan selera para investor terhadap "safe haven" emas.

Dilansir dari laman Ant, sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember bertambah 17,6 sen atau 1,04 persen, menjadi ditutup pada 17,047 dolar AS per ounce. Platinum untuk Januari berikutnya naik 3,50 dolar AS atau 0,38 persen, menjadi menetap di 935,60 dolar AS per ounce.