Pemerintah Akui Pemangkasan Anggaran untuk Proporsional

"ada pemotongan anggaran kecil dan besar"
Sekretaris Kabinet Pramono Anung (setkab)

KLIKPOSITIF - Pemerintah akui pemangkasan anggaran masing-masing Kementerian dan Lembaga (K/L) untuk tujuan proporsional.

"Secara proporsional dari masing-masing K/L. Karena itu, ada pemotongan anggaran kecil dan besar," ungkap Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, pemotongan besar dilakukan untuk biaya yang lebih besar juga. "Yang besar tentunya dipotong lebih besar karena biasanya pengeluaran-pengeluaran yang dianggap bisa dikurangi akan dikurangi,” ujarnya.

Menurutnya, Presiden menilai APBN Tahun Anggaran 2016 itu masih bisa dipotong lagi. "Karena itu setelah Presiden kembali dari Korea Selatan dan Rusia, akan ada rapat khusus membahas hal ini," ujarnya.

Ia juga menegaskan, karena pemotongan anggaran ini dilakukan untuk efisiensi, maka anggarannya tidak dialokasikan ke tempat lain. "Kalau ada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) atau anggaran berlebih, akan digunakan untuk pembangunan," tambahnya.

Ia menampik analisa yang mengaitkan Inpres pemotongan anggaran ini dengan belum ditekennya Undang-Undang Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty. "Pemotongan anggaran adalah efek dari bagaimana pemerintah melakukan efisiensi dalam sistem penganggaran," tuturnya.

[Fitria]