OJK: Market Share Perbankan Syariah Sumbar Lebih Tinggi dari Nasional

"Market share perbankan syariah di Sumbar sekira 6,8 persen."
Direktur Penelitian, Pengembangan, Pengaturan Perizinan Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Deden Firman Herdansyah. (KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF -- Direktur Penelitian, Pengembangan, Pengaturan Perizinan Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Deden Firman Herdansyah mengatakan market share perbankan syariah di Sumbar lebih tinggi dari nasional.

"Market share perbankan syariah di Sumbar sekira 6,8 persen. Angka nasional hanya 5 persen," ujarnya kepada KLIKPOSITIF.

Deden mengatakan hal tersebut sebelum dilangsungkannya expo iB Vaganza yang digelar di Plaza Andalas, 19-22 Mei 2016. Expo Islamic Bank (iB) Vaganza ini merupukan gabungan bank syariah yang mengadakan pameran bersama.

Di Kota Padang, ini kedua kalinya iB Vaganza digelar. Sebelumnya, acara serupa digelar pada 2013. 

Deden mengatakan, Sumbar merupakan salah satu daerah yang berpotensi untuk pengembangan bank syariah sehingga iB Vaganza sudah digelar dua kali di daerah ini.

Jumlah bank syariah di Sumbar ada 88 unit kantor tersebar hingga ke pelosok daerah. Ini menandakan peluang perbankan syariah di Sumbar menjanjikan.

Secara nasional, Dedi memprediksi pertumbuhan bank syariah masih berpeluang untuk berkembang.

Ada tiga peluang yang bisa mengenjotnya, yakni sektor ril, investasi luar negeri dan akses pendukung pembangunan.

Lebih lanjut dikatakannya, dari sektor ril, peluang untuk perbankan syariah berpotensi cukup tinggi. Lihatlah sekarang lagi trend yang berbau syariah. Salah satunya wisata syariah atau banyaknya anak muda yang mengunakan hijab.

Belum lagi, akses pendukung pembangunan lainnya. Disamping itu, mulai bermunculan investasi luar negeri yang tertarik menanamkan modalnya ke bank syariah.

Dedi berharap, expo iB Vaganza yang digelar di Plaza Andalas 19-22 Mei 2016 dapat lebih meningkatkan market share bank syariah di Sumbar.