Jokowi Minta Menteri Susi Fokus Ekspor Ikan Ketimbang Tenggelamkan Kapal Ilegal

"Penenggelaman itu adalah bentuk law enforcement"
Presiden Jokowi (Setkab)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Presiden Joko Widodo menilai upaya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menenggelamkan kapal pencuri ikan (Ilegal Fishing) baik untuk kepentingan negara.

Namun Jokowi menilai, ada hal lain yang harus diperhatikan oleh bos maskapay Susi Air itu selain penindakan ilegal fishing.

Fokus lain yang dimaksud mantan Walikota Solo itu adalah industri pengolahan ikan. Sebab sektor itu katanya bisa mendorong ekspor ikan.

Baca Juga: Komisi IV Tegaskan Tetap Dukung Kebijakan Penenggelaman Kapal Asing Pencuri Ikan

"Jadi penenggelaman itu adalah bentuk law enforcement yang kita tunjukkan bahwa kita ini tidak main-main terhadap illegal fishing, terhadap pencurian ikan," katanya.

Di sisi lain, Jokowi menyebut bahwa ia mendukung semua tindakan yang dilakukan menteri-menterinya untuk menegakkan hukum.

"Setiap menteri pasti memiliki kebijakan dan kebijakan itu pasti untuk kebaikan," sebut Jokowi.

Ia menegaskan, penenggelaman kapal yang dilakukan Menteri Susi Pudjiastuti dimaksudkan untuk menimbulkan efek jera.

Namun ia juga telah meminta Susi untuk konsentrasi pada industri pengolahan, sebab sepanjang tahun 2017 persentase ekspor ikan Indonesia menurun.

Kemudian Presiden juga menegaskan, dirinya mendukung seluruh upaya untuk meningkatkan produksi perikanan di Indonesia, baik tangkap maupun budidaya.(*)