Tahun Ini, Pemerintah Perbaiki Indikator Kemudahan Berusaha di Indonesia

"Perbaikan di indikator-indikator tersebut sangat penting"
Menteri Perekonomian, Darmin Nasution (Istimewa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Laporan Bank Dunia mencatat, tingkat kemudahan berusaha atau Easy of Doing Business (EoDB) di Indonesia pada tahun 2018 berada di posisi ke 72 dari 190 negara. Posisi tersebut naik 15 peringkat.

Dengan begitu, pemerintah bertekad akan terus memperbaiki peringkat tersebut hingga tahun 2019 mendatang. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Perekonomian, Darmin Nasution.

"Kita sudah tahun ketiga melakukan perbaikan ranking di dalam EoDB. Jadi kita lebih kurang tahu kiatnya bagaimana," katanya.

Menurut Darmin, pemerintah akan memprioritaskan perbaikan pada enam indikator kemudahan berusaha. Indikator-indkator tersebut adalah indikator dengan peringkat di atas 100.

Indikator yang akan jadi prioritas untuk diperbaiki diantaranya Starting Business (144), Dealing with Construction Permits (108), Registering Property (106), Enforcing Contracts (145), Paying Taxes (114) dan Trading Across Borders (112).

"Kita akan banyak fokus kepada indikator-indikator yang masih jelek. Cara ini ditempuh untuk memastikan kita bisa mencapai perbaikan yang berarti pada tahun ini," sebut Darmin.

Darmin menjelaskan perbaikan di indikator-indikator tersebut sangat penting. Pasalnya Presiden Joko Widodo menargetkan agar EoDB Indonesia berada di posisi ke-40.

Terkait hal tersebut, pemerintah akan segera melakukan sejumlah perbaikan khususnya dari aspek izin, prosedur dan waktu agar peringkat kemudahan berusaha di Indonesia semakin meningkat.(*)