Kemenkop: Koperasi Harus Perluas Pembiayaan Modal UMKM

"KSP/USP yang sehat sekaligus diharapkan dapat menjadi penyalur kredit ultra mikro "
Ilustrasi UMKM (Net)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Kementerian Koperasi dan UKM berharap koperasi mampu memperluas dan meningkatkan akses pembiayaan pelaku koperasi dan UMKM terhadap lembaga keuangan formal. 

Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM Yuana Sutyowati mengatakan peran dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Unit Simpan Pinjam (USP) Koperasi untuk memberikan pelayanan kepada anggota selaku pelaku usaha dalam rangka memenuhi kebutuhan permodalan.

"Dua lembaga itu merupakan lembaga keuangan alternatif perlu terus ditingkatkan kinerjanya sehingga menjadi sehat, kuat, dan mandiri agar mampu memperluas akses pembiayaan bagi UMKM," katanya.

Ia menyebutkan KSP/USP yang sehat dan memiliki kinerja yang baik dapat bersinergi dengan berbagai lembaga keuangan lainnya untuk memperluas akses koperasi dan UMKM kepada lembaga keuangan formal.

KSP/USP yang sehat sekaligus diharapkan dapat menjadi penyalur kredit ultra mikro dengan plafon pinjaman antara Rp1 juta sampai dengan Rp10 juta dan kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga 7 persen pertahun.

"Pemberdayaan Koperasi dan UMKM memerlukan koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta stakeholder termasuk masyarakat, asosiasi UMKM, akademisi, dunia usaha termasuk perbankan dan lembaga keuangan nonbank," jelas Yuana.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk juga memprioritaskan peningkatan kapasitas KSP/USP Koperasi sebagai lembaga keuangan formal.

Dengan begitu KSP/USP menjadi semakin sehat dan mandiri sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada anggotanya, kata Yuana.(*)

Sumber: Antara