Ingin Mudah Bayar Pajak? Ini Caranya

Sri Mulyani
Sri Mulyani (Kemenkeu)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan kiat khusus agar masyarakat kelas menengah bisa mudah untuk memenuhi kewajiban membayar pajak .

Menurut dia, tarif pajak saat ini bersifat progresif dan menerapkan prinsip keadilan dalam membayar pajak . Artinya masyarakat golongan atas akan membayar lebih besar dibanding golongan bawah.

baca juga: Siap-siap, Mulai 1 Juli Akan Ada Pajak Digital

Namun, biasanya orang yang berdagang di golongan menengah mendapatkan tarif pajak final yang sebenarnya tidak adil.

Hal ini disebabkan karena tarif final ditagihkan sesuai volume penjualan, sehingga baik rugi ataupun untung mereka tetap akan dikenakan pajak .

baca juga: Ini Pesan Sri Mulyani untuk Pegawai Kemenkeu di Lebaran Idul Fitri

"Jika mereka tidak mendapatkan pendapatan, mereka seharusnya tidak membayar pajak . Jika kita menagihkan pajak berdasarkan volume penjualan, maka walaupun ketika mereka mengalami kerugian mereka tetap harus membayar pajak . Tidak adil, bukan?," katanya.

Dengan begitu, Sri Mulyani meminta agar masyarakat membuat pembukuan sederhana. Cara itu membantu agar pembayaran pajak dapat lebih mudah dan tidak memberatkan wajib pajak golongan menengah.

baca juga: Menkeu Targetkan Rp 42,64 triliun Dana Desa Tersalurkan Pada Semester I 2020

Ia menjelaskan, dengan pajak , pemerintah tidak ingin dianggap hanya membebani masyarakat dengan memungut pajak melainkan kepuasan terhadap pelayanan publik.

Untuk membuat Wajib Pajak mau membayar pajak , menurut Menkeu harus diberikan sesuatu kenyamanan dalam membayar pajak sehingga mereka bisa membayar darimanapun dan kapanpun.

baca juga: Anggota DPR Heri Gunawan Nilai Menkeu Kehilangan Arah

"Oleh karena itu, pemerintah berinovasi dengan e-filling dan e-billing, dan membuat masyarkat terlayani dengan pasti," pungkasnya kemudian.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa