Harga Rokok Dorong Inflasi Februari 2018

"Perkembangan harga berbagai komoditas pada Februari 2018 secara umum menunjukkan adanya kenaikan"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Badan Pusat Statistik mencatat, sepanjang bulan Februari 2018 lalu, Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,17 persen.

Perkembangan harga berbagai komoditas pada Februari 2018 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.

Berdasarkan hasil pemantauan BPS di 82 kota pada Februari 2018 terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 132,10 pada Januari
2018 menjadi 132,32 pada Februari 2018.

Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Februari) 2018 sebesar 0,79 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Februari 2018 terhadap Februari 2017) sebesar 3,18 persen.

Jika lebih dirinci, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran.

Kelompok bahan makanan pada Februari 2018 mengalami inflasi sebesar 0,13 persen, dengan kontribusi terhadap laju inflasi 0,01 persen.

Dilanjutkan dengan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau. Kelompok ini mengalami inflasi sebesar 0,43 persen.

Kelompok tersebut terbilang menjadi penyumbang inflasi tertinggi sepanjang Februari, dengan persentase mencapai 0,07 persen.

Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi, yaitu ayam goreng, soto, rokok kretek, dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01 persen.

Kemudian kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar. Kelompok tersebut mengalami inflasi 0,22 persen, dengan kontribusi 0,05 persen.

Lalu kelompok sandang yang terbilang juga mengalami inflasi 0,35 persen, dengan kontribusi 0,02 persen terhadap laju inflasi.

Selanjutnya kelompok kesehatan dengan persentase inflasi 0,26 persen, dengan kontribusi sepanjang Februari mencapai 0,02 persen.

Untuk kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga terbilang inflasi dengan persentase 0,07 persen. Kelompok ini terhitung tidak memberikan andil pada laju inflasi.

Terakhir adalah kelompok transpor, komunikasi dan jasa ... Baca halaman selanjutnya