Menteri Jonan Pastikan Harga BBM Subsidi dan Listrik Tidak Naik Hingga Akhir 2019

Ilustrasi
Ilustrasi (Fortune)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan memastikan bahwa tidak akan ada kenaikan harga BBM subsidi dan tarif listrik hingga akhir tahun 2019 mendatang.

Hal itu menurutnya, dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat yang saat ini kata dia belum pulih ke persentase yang lebih baik.

baca juga: PLN Sumbar Pastikan Listrik Andal Saat Lebaran Idul Fitri

"Ada yang tanya ini karena tahun politik. Tidak, ini untuk masalah daya beli masyarakat saja," katanya dilansir dari CNN Indonesia.

Namun begitu, keputusan tersebut mungkin akan menganggu kondisi keuangan PT Pertamina dan PLN . Sebab, harga batubara telah menembus US$100 per ton dan harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Oil Price/ICP) sudah melampaui US$60 per barel.

baca juga: PLN Siagakan 31 Ribu Personil Jaga Kondisi Kelistrikan Selama Lebaran Idul Fitri

Dengan kondisi seperti itu Jonan mengaku akan mencarikan solusi agar dua sektor itu tersebut bisa memulihkan dan menjada daya beli masyarakat.

Beberapa opsi diantaranya adalah dengan menetapkan harga batubara untuk pemenuhan kewajiban dalam negeri (DMO) kelistrikan bagi PLN .

baca juga: Pencatatan Meteran ke Rumah Pelanggan Kembali Dilakukan oleh Petugas PLN


"Akan dibuat harga batubara yang bisa mempertahankan tarif listrik sampai 2019 dan tidak membuat PLN merugi yang luar biasa," jelas dia.

Sementara itu Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan, peraturan presiden mengenai domestic market obligation (DMO) akan diterbitkan dalam waktu dekat. "Iya. Segera," ujar Luhut.

baca juga: Jelang Idul Fitri, Tim ROW PLN Bergotong Royong Jaga Keandalan Pasokan Listrik

Luhut menegaskan, penerbitan Perpres sebagai bukti Presiden Joko Widodo menyetujui perubahan harga terhadap batu bara khusus untuk listrik .

Ia menjelaskan penerbitan Perpres tersebut merupakan langkah untuk memastikan tarif listrik tidak naik hingga 2019 dan menjaga keuangan PLN

Sebelumnya, Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN Sofyan Basir meminta langsung kepada Presiden Jokowi agar harga batu bara dalam negeri tidak seperti harga pasar.

Harga batu bara saat ini mulai mendekati US$100 per metrik ton. PLN menginginkan harganya sekitar US$60 per metrik ton.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa