DJP Permudah Pelayanan pada Wajib Pajak Melalui Layanan Online, Ini Informasinya

"DJP Buka Layanan Lupa EFIN, Pembuatan Kode Billing, dan Kode Verifikasi via Twitter dan Live Chat"
Tampilan laman www.pajak.go.id (KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF - Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama pada Wajib Pajak, Direktorat Jendral Pajak (DJP) mulai hari ini membuka layanan pemberian informasi terkait pelaporan Surat Pemberitahuan Terhutang (SPT) secara elektronik.Laporan SPT ini bisa diakses melalui Twitter @kring_pajak (https://twitter.com/kring_pajak) dan live chat di situs www.pajak.go.id.

Sistem ini dapat berguna untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan secara elektronik melalui e-filing dan e-form, di samping adanya layanan pemberian informasi melalui telepon Kring Pajak 1500 200.
Layanan pemberian informasi dan prosedurnya adalah sebagai berikut:
1. Pemberian nomor identitas pelaporan elektronik (Electronic Filing Identification Number/EFIN).
Wajib Pajak yang lupa EFIN dapat menerima EFIN setelah melakukan konfirmasi data sebagai berikut:
a. Nomor Pokok Wajib Pajak
b. Nama
c. Alamat terdaftar pada saat registrasi EFIN
d. Alamat email atau nomor telepon seluler terdaftar pada saat registrasi EFIN, dan
e. Tahun pajak SPT terakhir (misalnya SPT terakhir yang dilaporkan adalah SPT tahun pajak
2016 yang disampaikan pada Maret 2017, maka jawabannya adalah 2016)

Wajib Pajak harus memberikan seluruh data tersebut kepada petugas Kring Pajak, dan apabila data yang disampaikan cocok dengan data yang ada pada sistem DJP maka Wajib Pajak akan menerima email dari informasi@pajak.go.id yang berisi informasi EFIN dalam file dengan format PDF yang terproteksi dengan kata sandi yang tercantum dalam email yang sama.

2. Pemberian informasi kode pembayaran (kode billing) atau kode verifikasi penyampaian SPT
Bagi Wajib Pajak yang mengalami kendala dalam mendapatkan kode pembayaran (kode
billing) atau kode verifikasi penyampaian SPT dapat menerima kode billing dan/atau kode
verifikasi setelah melakukan konfirmasi data sebagai berikut:
a. Nomor Pokok Wajib Pajak
b. ... Baca halaman selanjutnya