Sepanjang 2017, Investasi Sektor Industri Mencapai Rp200 Triliun Lebih

"Industri menjadi penggerak utama dari target pertumbuhan ekonomi nasional"
Ilustrasi (Dok.Semen Padang)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Kementerian Perindustrian mencatat, sepanjang tahun 2017, total investasi di sektor industri mencapai Rp283,7 triliun. Angka itu merupakan 40 persen dari total investasi di Indonesia.

Menurut data, total investasi Indonesia secara keseluruhan tahun lalu mencapai Rp692,8 triliun. Hal ini bagi Kemenperin, mampu memberikan efek berantai terhadap perekonomian nasional.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, efek berantai tersebut adalah penyerapan tenaga kerja, peningkatan nilai tambah bahan baku dalam negeri, dan penerimaan negara dari ekspor.

"Industri menjadi penggerak utama dari target pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.

Ia menjelaskan, nilai investasi terbesar yang disumbangkan oleh sektor manufaktur, antara lain dari industri makanan sebesar Rp 64,74 triliun, industri logam, mesin dan elektronik Rp64,10 triliun, serta industri kimia dan farmasi Rp48,03 triliun.

Dengan begitu, Kemenperin memproyeksikan investasi sektor industri pada tahun 2018 akan mencapai Rp352,16 triliun dan menjadi Rp387,57 triliun pada 2019.

Mengenai dampak positif terhadap pertumbuhan industri, total tenaga kerja yang terserap pada tahun 2017 sebanyak 17,01 juta orang, naik dibanding tahun 2016 yang mencapai 15,54 juta orang.

"Capaian ini mendorong pengurangan tingkat pengangguran dan kemiskinan di Indonesia yang cukup signifikan," pungkas Airlangga.

Selain itu, pada tahun 2017, nilai ekspor produk industri sebesar USD109,76 miliar, naik 13,14 persen dibandingkan tahun 2016 yang mencapai USD125,02 miliar.

"Capaian ekspor produk industri di tahun 2017 tersebut memberikan kontribusi hingga 74,10 persen terhadap total ekspor Indonesia," pungkasnya.(*)

Sumber: Kemenperin