Tiga Pemeringkat Layak Investasi Tempatkan Indonesia di Lima Besar

"Indonesia masih menjadi negara tujuan investasi yang menarik di dunia"
Ilustrasi (Net)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Kementerian Perindustrian mencatat, pertumbuhan investasi Indonesia pernah menduduki posisi tertinggi dari sisi di sektor manufaktur se ASEAN pada tahun 2016 lalu.

Menurut data, pertumbuhan investasi sektor manufaktur Indonesia tahun 2016 (y-o-y) tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 41,8 persen.

Kemudian disusul Malaysia sebesar 25,0 persen dan Vietnam 3,1 persen. Sebaliknya, penurunan investasi terjadi di Singapura dan Thailand, masing-masing turun sebesar 29,6 persen dan 27,5 persen.

Dari data itu bisa disimpulkan bahwa Indonesia masih menjadi negara tujuan investasi yang menarik di dunia.

Hal tersebut didukung berdasarkan beberapa hasil riset. Misalnya, survei US News, Indonesia dinilai sebagai negara tujuan investasi terbaik kedua di dunia, mengalahkan negara Asia Tenggara lain seperti Malaysia dan Singapura.

Selanjutnya, laporan Asia Business Outlook Survey 2018 oleh the Economist, Indonesia merupakan negara tujuan utama ke-3 di Asia yang menarik bagi investor.

Hal senada juga diungkapkan dalam World Investment Report 2017 oleh UNCTAD, yang menempatkan Indonesia pada peringkat ke-4 di dunia terkait MNEs’ top prospective host economies untuk periode 2017–2019.

Peningkatan daya tarik investasi Indonesia juga ditunjukkan dengan adanya opini positif dari lembaga rating internasional seperti S&P yang menaikkan peringkat Indonesia ke investment grade, atau lembaga lainnya (Fitch, Moody’s, dan R&I) yang mengubah outlook Indonesia dari stable ke positive.

Menteri Perindustiran, Airlangga Hartarto meyakini, penilaian tersebut menggambarkan bahwa kegiatan investasi di Indonesia sudah semakin baik dan ke depannya akan lebih baik lagi.

"Ini menjadikan momentum yang baik untuk menunjukkan kepercayaan kepada para investor di sektor industri agar lebih ekspansif," katanya.

Lebih lanjut, dalam upaya menarik banyak investasi di ... Baca halaman selanjutnya