Menperin: Perkembangan IKM Jadi Kunci Implementasi Industri 4.0

"Pelaku IKM perlu mendapat program pembinaan yang tepat"
Ilustrasi salah satu produk IKM (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar dan negara yang potensial untuk tumbuh dan berkembangnya perdagangan elektronik (e-commerce).

Hal ini didukung dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa, di mana penetrasi internet telah menjangkau sebanyak 90,5 juta jiwa dan di antara mereka sekitar 26,3 juta jiwa telah berbelanja secara online.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menjelaskan, dalam menghadapi era revolusi industri keempat atau Industry 4.0 pelaku IKM perlu mendapat program pembinaan yang tepat sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan daya saingnya sekaligus memperluas pasar ekspor.

"Pengembangan IKM menjadi salah satu kunci dari implementasi Industry 4.0. Penerapan Industry 4.0 juga sebenarnya meningkatkan efisiensi dan kualitas produk, penyerapan tenaga kerja dan perluasan pasar bagi industri," katanya.

Kemenperin mencatat, sektor kerajinan terus menunjukkan kinerja yang positif, di mana nilai ekspor pada tahun 2017 mencapai USD776 juta atau naik sebesar 3,8 persen dibanding tahun 2016 yang mencapai USD747 juta.

Selain itu, nilai ekspor Batik mampu menyumbangkan sebesar USD58 juta pada tahun 2017.

Airlangga menyampaikan, kerajinan tradisional yang diwariskan oleh para leluhur Indonesia merupakan produk-produk budaya yang memiliki nilai seni dan bernilai tambah tinggi.

"Sektor ini berperan penting dalam perkembangan dan pertumbuhan industri di Tanah Air," tegasnya kemudian.(*)

Sumber: Kemenperin