Penuhi Kebutuhan Listrik, Kementerian ESDM Setujui Permintaan PLN

"RUPTL tersebut merupakan langkah untuk memenuhi kebutuhan listrik Indonesia untuk 10 tahun kedepan"
Ilustrasi (Net)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Pemerintah telah menyetujui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) tahun 2018 - 2027 yang disampaikan oleh PLN.

RUPTL tersebut merupakan langkah untuk memenuhi kebutuhan listrik Indonesia untuk 10 tahun kedepan. Persetujuan tersebut disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

Perubahan tersebut dilatarbelakangi oleh realisasi indikator makro ekonomi yang berdampak pada pertumbuhan penjualan tenaga listrik PLN tahun 2017 yang lebih rendah dari target dalam RUPTL PLN 2017-2026, sehingga dilakukan penyesuaian jadwal beroperasinya pembangkit baru.

Lagi pula, hal tersebut ejalan dengan arah kebijakan Kementerian ESDM dalam penyediaan tenaga listrik yang adil dan merata dengan harga yang terjangkau.

"Perubahannya, kita susun berdasarkan proyeksi yang intinya bahwa Commercial Operation Date (COD) atau SLO itu kita cocokkan pada proyeksi kebutuhan listrik setiap wilayah di Indonesia," kata Jonan.

Dalam RUPTL PT PLN (Persero) 2018-2027 telah mengakomodasi beberapa hal, diantaranya yakni percepatan elektrifikasi terhadap lebih dari 2.510 desa yang belum berlistrik.

Kemudian peningkatan pemanfaatan sumber energi setempat untuk pembangkit tenaga listrik (batubara mulut tambang, gas wellhead, biogas, biomassa, tenaga air, sinar matahari, dan tenaga angin), dan upaya pencapaian target porsi energi baru dan terbarukan (EBT) sekitar 23% pada tahun 2025 dalam bauran energi pembangkitan tenaga listrik.

Kementerian ESDM terus mendorong pengembangan EBT dengan harga yang terjangkau.

RUPTL PT PLN (Persero) 2018-2027 ini telah mengakomodasi pemanfaatan EBT dalam perencanaan pembangunan pembangkit tenaga listrik.

Hal ini terlihat dari porsi EBT dalam bauran energi pembangkitan tenaga listrik pada tahun 2025 mencapai 23% atau lebih tinggi daripada porsi EBT pada RUPTL PLN 2017-2026 sebesar ... Baca halaman selanjutnya