Toyota dan Uber Sedang Bicarakan Teknologi Self-Driving

"Nikkei melapokan bahwa perusahaan tersebut sedang menegosiasikan kesepakatan dengan Toyota"
Ilustrasi (Pixabay)

KLIKPOSITIF - Uber Technologies sedang mendiskusikan kemungkinan menginstal sistem penggerak sendiri di kendaraan Toyota Motor Co saat perusahaan tersebut berusaha menjual teknologi penggerak otonom ke perusahaan luar.

Nikkei melapokan bahwa perusahaan tersebut sedang menegosiasikan kesepakatan dengan Toyota menggunakan teknologi pengemudi Uber yang otomatis di salah satu model mobil pembuat mobil, dan CEO Uber Dara Khosrowshahi telah bertemu dengan eksekutif Toyota di Amerika Serikat minggu ini.

Toyota mengembangkan fungsi mengemudi otomatisnya sendiri untuk berkolaborasi dengan perusahaan lain yang segera membawa teknologi mobilitas baru ke pasar. Ini sudah memiliki kemitraan dengan Uber dalam perjalanan dan pengembangan sistem self-driving.

"Kami secara teratur bertukar informasi tentang mengemudi otomatis dengan Uber untuk beberapa waktu sekarang. Tidak ada keputusan yang dibuat di luar kemitraan yang ada," kata salah seorang juru bicara.

Pembuat mobil global dan perusahaan teknologi berlomba mengembangkan mobil yang mengemudikan mobil saat bangkitnya layanan kendaraan otonom, dan on-demand meningkatkan model bisnis transportasi pribadi tradisional yang sebagian besar didasarkan pada kepemilikan mobil secara individu.

Saat melakukan pertempuran dengan Waymo Alfabet Inc ( GOOGL.O ) untuk mengembangkan layanan mobil yang mengendarai sendiri, Uber telah menguji kendaraan otonom di Amerika Serikat, dan telah bekerja dengan Volvo Cars dan Daimler AG ( DAIGn.DE ) pada mobil tanpa sopir.

Pada bulan Januari, produsen mobil Jepang mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Uber mengembangkan sistem kendaraan penggerak sendiri untuk tugas-tugas termasuk pengiriman paket.

Dilansir dari laman reuters, Toyota adalah investor di Uber, dan menawarkan persyaratan penyewaan kendaraan yang fleksibel untuk pengemudi Uber.