Ini Rincian Target dan Pencapaian KUR (2)

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui penggerakan sektor riil, Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM terus berupaya meningkatkan penyaluran KUR disektor produksi.

Telah ditetapkan target penyaluran KUR sektor produksi di tahun 2018 sebesar minimum 50% dari total penyaluran. Target penyaluran KUR disektor produksi tersebut akan terus ditingkatkan setiap tahunnya sampai dengan setidaknya minimum 70% dari total penyaluran KUR dapat disalurkan disektor produksi.

Sampai dengan Maret 2018, penyaluran KUR disektor produksi telah mencapai sebesar Rp12,3 Triliun (38% dari total penyaluran KUR ).

Baca Juga

Capaian tersebut masih dibawah target penyaluran KUR sektor produksi tahun2018, namun sudah mengalami peningkatan 51% (yoy)dari penyaluran KUR sektor produksi pada Maret 2017. Hal ini menunjukkan bahwa Penyalur KUR semakin fokus menyalurkan KUR disektor produksi.

Berkenaan dengan target penyaluran KUR yang semakin meningkat baik dari sisi target jumlah penyaluran KUR , maupun dari sisi kualitas penyaluran KUR , Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM terus melakukan koordinasi secara intensif.

Dalam rangka mempercepatan penyaluran KUR Khusus, Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM bersama dengan Kementerian/Lembaga Teknis terkait telah melakukan pembahasan untuk menyusun Pedoman Pelaksanaan Teknis KUR Khusus yang berisi panduan bagi Penyalur KUR dalam pelaksanaan penyaluran KUR Khusus, sektor yang dibiayai KUR Khusus serta perhitungan biaya indikatif dan kebutuhan pembiayaan masing –masing komoditas yang dibiayai KUR Khusus.

Adapun komoditas perkebunan rakyat, peternakan rakyat, dan perikanan rakyat yang dibiayai oleh KUR Khusus yaitu kelapa sawit, kelapa, kakao, karet, penggemukan sapi, usaha sapi perah, budidaya perikanan, dan perikanan tangkap.

Sebagai upaya untuk mendorong program ketahanan pangan nasional, Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM saat ini tengah menyusun skema KUR untuk pengadaan pengering padi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM menargetkan skema KUR untuk pengering padi tersebut dapat dilaksanakan pada bulan April ini, yang bertepatan dengan musim panen padi periode pertama di tahun ini.

Diharapkan dengan adanya skema KUR untuk pengadaan pengering padi,maka dapat meningkatkan produktivitas penggilingan padi serta dapat meningkatkan kualitas beras yang diproduksi.(*)

Sumber: Kementerian Perekonomian

Baca Juga

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa