Petani di Desa Ini Bisa Produksi Puluhan Ton Udang dalam Sebulan

"Masing-masing tambak menghasilkan 3 ton udang segar"
Pengelola tambak memperlihatkan produksi udang yang dibudidayakan di Pesisir Selatan (KLIKPOSITIF/Kiki Julnasri Priatama)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Petani tambak udang di Nagari (desa adat) Carocok Anau, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan mampu memanen sebanyak 90 ton udang dalam waktu 4 bulan.

Jika dirinci, dalam sebulan, petani di desa tersebut bisa menghasilkan 30 ton udang dari 30 tambak yang ada di kawasan itu.

"Masing-masing tambak menghasilkan 3 ton udang segar," kata pengelola tambak udang Tuah Nagari, Mumtas pada KLIKPOSITIF.

Udang tersebut dikembangkan di dalam satu tambah yang memilikin luas masing-masing 3000 meter persegi. Hal itu, sebut Mumtas, sudah dilakukan sejak 6 bulan yang lalu.

"Hasil panen cukup bagus, dan pendapatan yang diterima petani juga bisa menopang kehidupan sehari-hari," jelas dia.

Menurut dia, satu kilogram udang tambak tersebut dijual dengan kisaran harga mulai Rp50 hingga Rp80 ribu. Komoditas perikanan itu juga telah menembus pasar provinsi lain.

"Kami menjual udang tambak ini dengan bentuk beku dan segar. Sekarang pasarnya sudah menembus Provinsi Lampung dan beberapa daerah lainnya," jelas Mumtas.

[Kiki Julnasri Priatama]