Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Pemkab Pessel Lirik Budidaya Udang Tambak

"Pihaknya telah memetakan kawasan potensial untuk budidaya perikanan di Pessel"
Panen udang tambak di Pesisir Selatan (KLIKPOSITIF/Kiki Julnasri Priatama)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan ingin mengembangkan budidaya udang tambak ke beberapa kawasan yang ada di daerah tersebut.

Berkaca dari hasil produksi tambak udang di Carocok Anau, Kecamatan Koto XI Tarusan, budidaya komoditas perikanan ini dinilai bisa menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat Pesisir Selatan.

Diketahui, di Nagari (desa adat) Carocok Anau tersebut, petani udang tambak bisa memproduksi sebanyak 30 ton udang dalam sebulan.

Baca Juga: Petani di Desa Ini Bisa Produksi Puluhan Ton Udang dalam Sebulan

Udang jenis Vanamei tersebut juga telah menembus pasar Provinsi Lampung dan beberapa daerah lainnya.

"Ini sangat luar biasa. Saya apresiasi ini," kata Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni saat berkunjung ke lokasi tambak udang di Carocok Anau.

Dengan hasil diraup oleh budidaya berupa tambak tersebut, ia mengaku akan mengupayakan hal serupa juga bisa dilakukan di daerah lain di Pessel.

"Pemerintah daerah akan memberi fasilitas kemudahan bagi investor budidaya atau siapa saja yang berinvestasi bidang perikanan," sebut dia.

Di sisi lain, Kepala Bidang Budidaya Dinas Perikanan, Firdaus mengaku pihaknya telah memetakan kawasan potensial untuk budidaya perikanan di Pessel.

Selain tarusan, daerah potensial yang memiliki Standar Indonesia (SI) dan Detai Enginering Design (DED) dari Provinsi Sumatera Barat adalah Amping Parak, dengan luas 154 Hektare.

Tak hanya itu, Sungai Tunu juga bisa dengan lahan seluas 22 Hektare. Ranah Pesisir 67 Hektare dan Punggasan Timur 58,71 Hektare. "Yang terbesar memang di Tarusan, 231 Hektare," tutupnya kemudian.

[Kiki Julnasri Priatama]