Pemerintah Libatkan Hong Kong Jadi Penghubung Ekspor dan Investasi

"Hong Kong juga bersedia jadi penghubung untuk investasi dan transfer pengetahuan sektor keuangan"
Pertemuan Jokowi dengan pemerintah Hong Kong di Istana (Setkab)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyampaikan bahwa pemerintah akan melibatkan Hong Kong sebagai penghubung untuk ekspor dan investasi.

Ia mengatakan, kesepakatan ini merupakan hasil dari pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Chief Executive of Hong Kong Special Administrative Region (SAR), Carrie Lam, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu lalu.

Kunjungan balasan tersebut membahas mengenai pertumbuhan perdagangan dan pertumbuhan ekonominya yang meningkat.

Chief Executive of Hong Kong juga menawarkan berbagai hal, termasuk di dalamnya kegiatan-kegiatan pameran dan promosi di Hong Kong untuk berbagai produk-produk Indonesia seperti makanan tropis dan sebagainya.

"Apalagi kita baru menyelesaikan menandatangani ASEAN-Hong Kong FTA dan sangat positif pembicaraan di antara Presiden dengan Chief Executive. Kita sepakat untuk meningkatkan investasi dan perdagangan. Bahkan mereka sangat membuka diri," katanya.

Senada dengan Enggar, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong menyampaikan disamping menjadi hub (penghubung) untuk ekspor Indonesia, Hong Kong juga bersedia jadi penghubung untuk investasi dan transfer pengetahuan sektor keuangan.

"Jadi, sebagai salah satu sentra keuangan dunia, sebagai sebuah financial hub tadi dibicarakan mengenai pendanaan infrastruktur, financing, dan jasa-jasa pendukungnya. Mereka bisa memainkan peranan yang penting di SDM termasuk meningkatkan SDM kita, ya? Kapasitas kita di sektor keuangan di jasa-jasa pendukung untuk investasi," pungkas Thomas.(*)

Sumber: Setkab