Rupiah Terus Melemah, DPR: Pemerintah Segera Siapkan Langkah Antisipasi

"Kondisi rupiah akan menganggu banyak sektor"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sejak beberapa waktu belakangan terus melemah. Diketahui, saat ini nilai rupiah mencapai Rp14.276 per dolar AS.

Dengan kondisi seperti itu, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menilai, kondisi rupiah akan menganggu banyak sektor.

Bahkan Ketua DPR Bambang Seosatyo mengaku khawatir, gangguan tersebut juga termasuk pada pembayaran biaya haji.

"Harusnya BI dan Kemenkeu segera menyiapkan langkah-langkah antisipatif. Sehingga pergerakan kurs rupiah bisa kembali normal," kata Bambang.

Selain itu, ia juga meminta supaya Kemenkeu dan BI mencermati berbagai aspek yang memengaruhinya, mengingat stabilitas nilai tukar menjadi suatu hal yang penting.

Terutama akan meningkatnya harga kebutuhan bahan pokok selama bulan suci Ramadan.

Menurutnya Kemenkeu harus mengkaji efek dari pelemahan rupiah terhadap Asian Games 2018. Sebab Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games tentu juga akan memperoleh pemasukan.

"Total seluruh devisa yang akan diterima bisa mencapai 230 juta dolar AS atau setara dengan Rp 3 triliun," ucap dia.

Namun, hal yang juga jadi perhatian serius bagi Mantan Ketua Komisi III DPR adalah efek pelemahan rupiah terhadap penyelenggaraan ibadah haji. Sebab, biaya haji selalu dipatok dengan kurs USD.

"Karena itu Kementerian Agama agar memonitor pelaksanaan pembayaran biaya kenaikan haji dan umrah sebesar Rp550 miliar sehingga memiliki akuntabilitas dan transparansi biaya haji," pungkas Bambang.(*)

Sumber: Suara.com