Prancis dan Jerman Dorong Pendanaan Uni Eropa untuk Mulai Teknologi

"sehingga Eropa dapat bersaing secara lebih efektif "
Ilustrasi (Pixabay)

KLIKPOSITIF - Perancis dan Jerman mendorong inisiatif Uni Eropa (UE) mendanai inovasi dan penelitian dalam proyek start-up teknologi di seluruh blok, sehingga Eropa dapat bersaing secara lebih efektif melawan Cina dan Amerika Serikat.

Eropa telah lama dilihat sebagai lambang dalam mengembangkan teknologi baru dibandingkan dengan Amerika Serikat, yang memiliki modal industri ventura yang kuat dengan pendanaan Silicon Valley start-up.

Budayanya untuk menghindari risiko di Eropa juga telah disebut sebagai hambatan untuk menciptakan "Google Eropa", sebagian karena kegagalan dapat membawa lebih banyak stigma daripada di Atlantik.

Berlin dan Paris menyerukan Dewan Inovasi Eropa mendanai start-up teknologi "ambisius" dalam sebuah makalah yang disajikan kepada para pemimpin Uni Eropa pada KTT Balkan pekan lalu.

"Upaya bersama juga diperlukan untuk lebih meningkatkan lingkungan modal ventura dan peraturan untuk memungkinkan transfer pasar inovasi terobosan yang sukses, serta fondasi dan pertumbuhan perusahaan teknologi mendalam yang mengganggu di Eropa," katanya.

Uni Eropa, seperti Prancis dan Jerman mendorong reformasi di berbagai sektor sebelum pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa Juni nanti dan ingin Eropa maju dalam teknologi digital baru.

Di koran mereka mengatakan tujuannya adalah menciptakan jaringan yang membawa terobosan inovasi dalam ilmu pengetahuan ke pasar dan membuka jaringan ke negara-negara Uni Eropa yang tertarik lainnya.

Perancis dan Jerman ingin berinisiatif membentuk hal itu untuk pertumbuhan teknologi baru. Perancis telah berjanji untuk membelanjakan 1,5 miliar euro ($ 1,75 miliar) untuk kecerdasan buatan pada 2022 dalam membalikkan brain drain dan mengejar raksasa teknologi AS dan Cina yang dominan.

Berlin dan Paris menginginkan proyek mereka untuk fokus pada para pemimpin teknologi di akademisi serta pengusaha menyediakan pendanaan untuk proyek teknologi berisiko ... Baca halaman selanjutnya