Jelang Lebaran, Harga Sembako Naik di Pasaman

"Kenaikan harga ini masih batas kewajaran"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

PASAMAN, KLIKPOSITIF -- Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Pasaman diketahui meningkat pada H-4 lebaran tahun 2018 ini. Tercatat, ada sepuluh barang kebutuhan terjadi kenaikan hingga 38 persen.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja Pemkab Pasaman, Ishak mengatakan sepuluh kebutuhan pokok-pokok yang mengalami kenaikan harga tersebut adalah beras pulau batu lokal biasanya Rp10 ribu perkilogram naik Rp12 ribu, terjadi kenaikan 20 persen, begitu juga beras sokan lokal Rp9.500 jadi Rp10.000 perkilogram dan beras 42 lokal Rp9000 jadi Rp10.000 perkilogram.

Bukan hanya itu, daging sapi biasanya Rp120.000 kini naik Rp130.000 perkilogram, daging ayam ras naik tajam Rp18.000 naik Rp25.000 perkilogram, terjadi kenaikan 38 persen. Telur ayam kampung dan telur itik Rp2000 naik Rp2500 perbutir.

Tepung terigu Rp6000 naik jadi Rp6500 perkilogram. "Bawang putih juga naik Rp18.000 naik jadi Rp20 ribu perkilogram. Kentang Rp9000 naik Rp10.000 perkilogram," katanya.

Menurut dia, naiknya harga sejumlah bahan pokok karena tingginya kebutuhan masyarakat menjelang lebaran. Dan kenaikan harga ini masih batas kewajaran. 

Selain itu ada juga harga kebutuhan harian yang turun, seperti cabe merah Rp30 ribu turun jadi Rp25 ribu perkilogram, begitu juga cabe hijau Rp25 ribu jadi Rp18 ribu perkilogram. Bawang merah Rp26 ribu turun jadi Rp20 ribu perkilogram.

Begitu juga ikan air tawar seperti ikan mas Rp27 ribu turun jadi Rp25 ribu perkilogram, dan ikan nilai Rp25 ribu turun jadi Rp20 ribu. Kacang hijau Rp20 ribu turun Rp18 ribu perkilogram dan minyak kemasan goreng Rp15 ribu jadi Rp14 ribu liter.

[Man St Pambangun]