Didukung Kebutuhan Lebaran, Inflasi Juni 2018 Diprediksi Paling Tinggi 0,25 Persen

"Sebelumnya, Bank Indonesia memprediksi inflasi bisa mencapai 0,22 persen"
Ilustrasi pedagang sembako (Antara)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memproyeksikan inflasi pada Juni 2018 relatif terkendali atau berada pada kisaran 0,2 persen-0,25 persen.

"Menurut saya karena harga-harga oke, beras oke, daging oke," katanya. Menurutnya, komoditas yang sedikit berpengaruh kepada pergerakan laju inflasi pada Juni 2018 adalah telur ayam ras dan tarif angkutan udara karena tingginya permintaan.

"Kalau tiket angkutan darat tidak mudah dimain-mainkan, tapi kalau tiket pesawat naiknya bisa bertambah," sebut Darmin.

Meski demikian, ia mengharapkan harga-harga komoditas masih terkendali pada periode menjelang Hari Raya Idul Fitri, agar tidak ada kenaikan inflasi yang terlampau tinggi.

Sebelumnya, Bank Indonesia memprediksi inflasi bisa mencapai 0,22 persen berdasarkan survei minggu pertama Juni 2018.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi Mei 2018 sebesar 0,21 persen yang antara lain dipengaruhi oleh kenaikan harga daging ayam ras, telur ayam ras, dan tarif angkutan udara.

Pada periode Lebaran 2017 atau pada Mei dan Juni tahun lalu, BPS mencatat inflasi masing-masing sebesar 0,39 persen dan 0,69 persen.(*)

Sumber: Suara.com