Pasar Asia Rebound Hindari Ancaman Perang Perdagangan

"Hal itu terjadi sehari setelah momok perang perdagangan AS-Cina melaju menurunkan imbal hasil obligasi"
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Saham di Asia rebound dari kerugian baru-baru dalam perdagangan hari ini karena investor mencari penawaran, Rabu, 20 Juni 2018. Hal itu terjadi sehari setelah momok perang perdagangan AS-Cina melaju menurunkan imbal hasil obligasi, dan berbagi serta harga komoditas.

Peningkatan risk appetite mendorong imbal hasil benchmark Treasury 10-tahun US10YT = RR lebih tinggi ke 2,9004 persen dibandingkan dengan penutupan AS sebesar 2,893 persen pada Selasa.

Hasil dua tahun US2YT = RR, yang naik dengan ekspektasi para trader terhadap suku bunga Fed yang lebih tinggi, menyentuh 2,5535 persen dibandingkan dengan penutupan AS 2,545 persen.

Indeks MSCI terluas dari saham Asia Pasifik di luar Jepang .MIAPJ0000PUS naik 0,3 persen. Nikkei Jepang .N225 naik 0,2 persen, KOSPI Korea Selatan .KS11 naik 0,7 persen, dan saham Australia 0,8 persen lebih tinggi.

S & P 500 futures ESc1 naik tipis sedikit lebih tinggi, naik 0,05 persen setelah tiga indeks utama Wall Street ditutup melemah pada Selasa.

Ketegangan perdagangan antara AS dan China menunjukkan sedikit tanda-tanda pelonggaran setelah penasihat perdagangan Gedung Putih mengatakan China telah meremehkan keputusan presiden AS untuk memberlakukan tarif lebih.

Washington mengancam memberlakukan tarif 10 persen pada $ 200 miliar barang-barang Cina setelah Beijing memutuskan untuk menaikkan tarif pada $ 50 miliar dalam barang-barang AS, sebagai tanggapan terhadap tarif serupa pada barang-barang Cina yang diumumkan Jumat.

Dilansir dari laman reuters, Dolar sebagian besar datar terhadap yen, naik 0,03 persen terhadap menjadi 110,07 JPY =, masih agak jauh dari tinggi tahun ini di 113,38 pada 8 Januari.

Euro EUR = turun rambut di $ 1,1584, sementara indeks dolar. DXY, yang melacak greenback terhadap sekeranjang enam saingan utama, kurang dari 0,1 persen lebih rendah pada 95,021.

Minyak mentah AS CLc1 naik 0,4 persen menjadi $ 65,34 per ... Baca halaman selanjutnya