Hadapi Pelemahan Rupiah, Ini Solusi dari DPR RI

"Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) harus siaga menghadapi pelemahan rupiah"
Ilustrasi Rupiah (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah. Bahkan Jumat 29 Juni 2019 pagi ini, mengutip data dari Reuters, dolar AS sudah berada di level Rp14.410.

Sejumlah pihak menyebutkan penguatan ini terjadi akibat kondisi eksternal mulai dari ekspektasi kenaikan bunga acuan The Federal Reserve hingga kekhawatiran perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China.

Terkait hal tersebut Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan menilai, pelemahan nilai tukar rupiah ini tak bisa terus menyalahkan kondisi eksternal.

Kendati kondisi global cukup mempengaruhi nilai tukar rupiah, namun Taufik menilai jika fundamental ekonomi diperkuat, ia yakin rupiah akan bertahan melawan keperkasaan dolar AS.

Pasalnya sejumlah mata uang negara lain yang juga melemah, jadi hal itu kemudian tak bisa semata-mata dijadikan alasan Indonesia harus bernasib sama.

"Kondisi global memang memberikan pengaruh pada ekonomi kita, khususnya nilai tukar rupiah. Tapi bukan berarti rupiah tak bisa melawan dolar AS. Fundamental ekonomi kita harus diperkuat, agar mampu menahan kuatnya dolar AS. Dengan itu, saya rasa rupiah bisa kembali menguat," katanya.

Taufik menambahkan, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) harus siaga menghadapi pelemahan rupiah ini. Bahkan tak terus-terusan menganggap ini sebagai sesuatu yang normal atau hanya berlangsung secara musiman.

Selain itu, BI juga harus memberikan intervensi, dan segera memberikan kepastian mengenai kebijakan suku bunga pasar yang baru. Pasalnya, saat ini pasar menunggu kebijakan suku bunga bunga dari bank sentral.

"Pelemahan ini jangan terus-terusan dianggap hal yang normal. Pemerintah dan BI harus fokus memperkuat penguatan fundamental ekonomi, sehingga muncul kepercayaan stakeholder dan investor," jelas Taufik.

Ia menambahkan, dengan adanya kepercayaan dari investor, maka outflow dana juga dapat diredam. "Selain itu, dampak ... Baca halaman selanjutnya