Tahun Ini, Produksi Gas Industri Diproyeksi Naik 5 Persen

"Sasaran tersebut sejalan dengan kebutuhan gas industri yang diprediksi trennya terus meningkat"
Ilustrasi (Jurnal Asia)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Kementerian Perindustrian memproyeksikan produksi gas industri di dalam negeri akan naik mencapai 5 persen sepanjang tahun 2018.

Sasaran tersebut sejalan dengan kebutuhan gas industri yang diprediksi trennya terus meningkat untuk mendukung berbagai aktivitas sektor manufaktur.

"Selama ini, gas industri dimanfaatkan untuk proses produksi di industri petrokimia, pengolahan baja dan logam, makanan dan minuman, hingga industri bola lampu. Selain itu digunakan untuk menunjang kebutuhan medis di rumah sakit," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Ia menyebutkan, industri kimia sebagai salah satu sektor manufaktur yang tergolong lahap gas industri ini mampu berkontribusi cukup signifikan terhadap PDB sebesar Rp236 triliun pada tahun 2017.

"Tidak dipungkiri lagi bahwa kelancaran produksi untuk industri-industri yang menjadi penggerak utama perekonomian dipengaruhi oleh pasokan gas industri yang berkelanjutan,' ungkapnya.

Menurut Airlangga, pasokan gas industri dari para produsen hendaknya dilihat sebagai peluang untuk menopang industri lainnya agar lebih berdaya saing dengan suplai yang stabil dan harga kompetitif.

"Artinya, gas industri sebagai salah satu bahan baku yang berperan penting digunakan oleh multi sektor industri supaya bisa ekspansif," tuturnya.

Dengan demikian, pihaknya mendukung upaya peningkatan produksi gas industri di dalam negeri, seiring dengan penerapan revolusi industri generasi keempat berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0.

Misalnya, terimplementasikan pada pengembangan industri kimia sebagai salah satu dari lima sektor manufaktur yang akan menjadi pionir di era digital saat ini.

"Langkah tersebut, diyakini menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi pabrik, upgrade teknologi, meningkatkan kemampuan R&D, serta memperkuat rantai pasok dan akses pasar," ujar Airlangga.

Dengan kondisi seperti itu ia menilai, ... Baca halaman selanjutnya