Saham Twitter Anjlok Setelah Laporan Suspensi Akun

"Hal itu yang dapat menyebabkan penurunan pengguna aktif bulanan di kuartal kedua."
Ilustrasi (Pixabay)

KLIKPOSITIF - Saham Twitter turun 9 persen setelah perusahaan media sosial itu menangguhkan lebih dari 70 juta akun palsu pada bulan Mei dan Juni, Selasa, 10 Juli 2018. Hal itu yang dapat menyebabkan penurunan pengguna aktif bulanan di kuartal kedua.

Kemerosotan menghapus sekitar $ 3 miliar dari penilaian pasar situs microblogging, yang telah mencapai sekitar $ 35 miliar pada akhir minggu lalu. Saham Twitter terakhir turun 8,6 persen di angka $ 42,62.

"Reaksi seperti itu kemungkinan besar akan ditanggapi ooleh sejumlah pengguna dengan cara lebih rendah sehingga menarik sedikit iklan," kata analis Morningstar, Ali Mogharabi mengatakan.

Mogharabi menambahkan pengiklan besar yang sekarang lebih memperhatikan konten berkualitas di mana iklan mereka ditempatkan.

Perusahaan telah menangguhkan lebih dari satu juta rekening sehari dalam beberapa bulan terakhir untuk mengurangi aliran misinformasi pada platform.

Sementara Twitter menolak mengkonfirmasi angka yang dilaporkan oleh Washington Post pada Jumat (6/7).

"MAU terus berdampak negatif pada periode mendatang karena upaya kualitas informasi kami yang sedang berlangsung. Sementara besarnya potensi dampak masa depan sulit diprediksi, kami percaya bahwa DAU (Pengguna Aktif Harian) akan kurang terpengaruh daripada MAU," kata Twitter kepada para pemegang saham.

Dilansir dari laman reuters, Twitter melaporkan 336 juta MAU di kuartal pertama. MAU diperkirakan tumbuh hampir 3 persen menjadi 337,06 juta pada kuartal kedua.