APBN 2018 Tidak Berubah, DPR: Sektor Migas Jalan Ditempat

"Pasalnya saat ini perhitungan di sektor migas tidak lagi sesuai dengan asumsi awal"
Harga Batubara Acuan (HBA) pada Juli 2018 mencapai USD104,65 per ton (Net)
realisasinya 1,1559 juta barel setara minyak.

"Pemerintah tidak bisa hanya mengambil sebuah kebijakan dalam perspektif makro semata, padahal secara mikro memiliki masalah dan berpotensi terjadi pembebanan. Akibat kebijakan ini sektor migas dipastikan akan mendapatkan dampak yang besar dan berpotensi stagnan," tegasnya.

Rofi juga melihat situasi ini akan semakin memberatkan bagi PT. Pertamina dan PT. PLN, karena secara khusus kenaikan harga minyak dan pelemahan rupiah akan menyebabkan keuangan perusahaan tersebut menjadi berat.

Selain itu juga selama ini dua BUMN pelat merah itu mendapatkan tugas PSO dalam bentuk pendistribusian BBM penugasan dan subsidi listrik. Rofi melihat, besaran anggaran subsidi listrik diprediksi bakal melebihi yang sudah ditetapkan APBN.

Apalagi, sekarang harga minyak mentah di pasar internasional terus meningkat. Memang, kata dia, secara selintas APBN 2018 bakal diuntungkan oleh kenaikan harga minyak, karena subsidi BBM sudah diminimalkan.

"Namun, PT Pertamina saat ini terus menanggung dampak negatif kenaikan harga minyak, padahal tren kenaikan harga minyak diperkirakan masih berlanjut pada tahun ini," pungkasnya kemudian.(*)

Sumber: DPR RI