Neraca Perdagangan RI-Pakistan Surplus US$ 2.15 Milyar

"Neraca perdagangan tahun 2017, menempatkan surplus Indonesia sebesar USD 2,15 miliar dari total nilai perdagangan bilateral sebesar USD 2,64 miliar"
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- KBRI mengadakan pertemuan dengan President Sargodha Chamber of Commerce and Industry (SCCI) di Sargodha, 200 km dari Islamabad. Sargodha merupakan salah satu produsen terbesar jeruk Kinnow dengan nilai ekspor USD 250 juta, 70 persen dari total ekspor jeruk nasional.

Eksportir Jeruk Kinnow asal Sargodha, Mr. Shahid Sultan melihat potensi hubungan dengan Indonesia masih terbuka lebar dan dapat meluas ke dalam berbagai bentuk kegiatan ekonomi, perdagangan dan investasi.

“Saya awalnya melihat Indonesia sebagai pasar untuk jeruk Kinnow saja, namun selanjutnya saya tertarik menanamkan investasi membangun pabrik sabun di Jababeka," tutur Shahid Sultan dalam setiap kesempatan pertemuan dengan KBRI Islamabad.

“Nilai investasi saya saat ini baru mencapai sekitar USD 20 juta dan Insya Allah akan bertambah," sambung Sultan. Pabrik tersebut akan memproduksi 50 ribu ton sabun per tahun yang akan dikemas dengan merk dagang khusus untuk dipasarkan di seluruh Indonesia dan diekspor ke negara- negara Afrika hingga 59 negara di dunia.

Implementasi Preferential Trade Agreement (PTA) Indonesia-Pakistan pada tahun 2013 telah membuka jalan untuk memasukan jeruk Kinnow ke Indonesia dengan tingkat tarif 0 persen dan memasukan kelapa sawit Indonesia ke Pakistan dengan bea tariff yang sama dengan CPO asal Malaysia yang telah lebih dahulu memiliki FTA dengan Pakistan.

Neraca perdagangan tahun 2017, menempatkan surplus Indonesia sebesar USD 2,15 miliar dari total nilai perdagangan bilateral sebesar USD 2,64 miliar. Namun faktanya kondisi tersebut tidak menyurutkan keinginan Pakistan berdagang dengan Indonesia. “Impor kelapa sawit berdampak ekonomi yang besar melalui penciptaan berbagai industri pengolahan dan lapangan kerja," ujar salah seorang pengusaha di Sargodha. Kebutuhan rakyat terhadap vegetable oil juga dapat terpenuhi dengan mudah, murah dan melimpah dimana 80 persen sumber impornya dari ... Baca halaman selanjutnya