Indonesia Butuh Pembangunan Infrastruktur

"Seperti pembangunan jalan tol, peningkatan sejumlah bandara, pembangunan tol laut, serta pengadaan kereta cepat."
Diskusi Utang Luar Negeri, Manfaat dan Dampak Terhadap Perekonomian Indonesia (ekbis.rmol.co)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pakar Ekonomi Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat, Prof Dr H Dinid S Damanhuri, mengungkapkan, indeks logistik Indonesia tercatat paling rendah jika dibandingkan dengan negara-negara berkembang yang ada di dunia. Hal itu dinilai akan berdampak pada high cost economy.

Menurutnya, persoalan yang paling mendasar adalah minimnya infrastruktur yang tersedia saat ini. Untuk itu, pihaknya sangat mendukung upaya pemerintah dalam menggenjot sejumlah proyek strategis nasional (PSN) yang tersebar di sejumlah wilayah di Tanah Air.

"Seperti pembangunan jalan tol, peningkatan sejumlah bandara, pembangunan tol laut, serta pengadaan kereta cepat. Hal ini tentunya diharapkan dapat mempercepat proses distribusi logistik sehingga biaya ekonomi dapat ditekan," ujar Prof Didin saat memberikan paparannya pada diskusi Utang Luar Negeri, Manfaat dan Dampak Terhadap Perekonomian Indonesia, Senin, 15 Oktober 2018.

Namun, kata dia, ketika terjadi pembangunan tentunya dibutuhkan pembiayaan yang cukup besar sehingga ada komponen utang luar negeri (ULN) untuk membiayai infrastruktur tersebut.

Sementara itu, terkait dengan melemahnya nilai tukar rupiah yang terjadi dalam beberapa pekan belakangan ini, menurut dia, hal itu diakibatkan adanya dampak eksternal.

Ia pun meyakini persoalan tersebut bukan hanya dialami oleh Indonesa, juga sejumlah negara maju dan negara berkembang ikut terdampak ekonomi global akibat adanya perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

"Bahkan apabila perang dagang antara AS dan China ini terus berkelanjutan, banyak pengamat mengatakan bisa mendekati perang dunia ke tiga dan ini yang menjadi kekhawatiran. Apa dampaknya pada perekonomian Indonesia di kala komponen utang luar negeri meningkat untuk pembangunan infrastuktur, tentunya pemerintah telah melakukan langkah-langkah stretegis di antaranya meningkatkan tarif kepada beberapa item produk impor," ujarnya.

Dia ... Baca halaman selanjutnya