Pemko Padang Lirik Pembangunan Fisik dari Peluang Dana Kelurahan

"Sejauh ini masalah di desa sama dengan tingkat kelurahan"
Ilustrasi Balai Kota Padang (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota Padang melirik peluang pembangunan fisik dan fasilitas umum perkotaan dari wacana Dana Kelurahan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Arfian. Ia mengatakan, sejauh ini masalah di desa sama dengan tingkat kelurahan.

"Tertarik. Kalau dapat memang bagus, karena samakan, keluhan desa dengan kelurahan," katanya. Menurutnya, selama ini pembangunan, terutama pembangunan fisik di tingkat kelurahan sangat tidak tercover dari APBD.

Pembangunan ini, sebut dia diusulkan mulai dari rawat tingkat RW, Musrenbang kelurahan hingga tingkat kota.

Namun karena keterbatasan anggaran, semua usulan masyarakat tersebut hanya menjadi mimpi yang tidak terealisasi.

"Tidak tercover seluruh oleh APBD. Persoalan kelurahan sangat banyak. Tidak tertampung. Kalau memang ada rencana pemerintah pusat, tentu perlu kita pelajari sampai mana batasannya," jelas Arfian.

Tidak jarang pula, tambah Arfian, semua persoalan masayarakat di kelurahan kemudian hilang begitu saja. Sejauh ini, pihak kelurahan hanya bisa menumpangkan harapan pembangunan dari dana pokok pikiran dari DPRD saja.

"Kalau tidak dikawal oleh anggota dewan melalui dana pokok pikiran nya. Biasanya hanyaa dua usulan yang terealisasi di satu tahun anggaran. Sementara usulan dari warga sangat banyak," tambah dia.

Jika memang dapat terwujud, persoalan tingkat kelurahan yang paling riskan di Kota Padang adalah perbaikan saluran drainase. "Sesuai dengan arah kebijakan pemko Padang bebas banjir, tentu drainase yang perlu dibenahi," ujarnya.

Sejauh ini, pihaknya menambahkan, untuk biaya rutin kelurahan, seperti administrasi dan alat tulis kantor, pemerintah melalui kecamatan menganggarkan Rp500 ribu per triwulan.

"Untuk rutin kelurahan, administrasi dan ATK, induknya dikecamatan, sama perkelurahan ... Baca halaman selanjutnya