Banggar DPR RI: Dana Kelurahan Sudah Punya Payung Hukum

"Pengaturan soal dana kelurahan itu tertuang dalam Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) menyebutkan bahwa wacana Dana Kelurahan yang dicanangkan Jokowi beberapa waktu lalu sudah memiliki payung hukum.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Aziz Syamsuddin. Ia mengatakan bahwa pengaturan soal dana kelurahan itu tertuang dalam Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah.

Ia menjelaskan hal tersebut setelah munculnya penilaian dari beberapa politisi bahwa rencana itu tidak memiliki dasar yang jelas. Di balik itu, Aziz menjelaskan malah sebenarnya pengaliran dana kelurahan berasal dari relokasi dana desa atas dasar Peraturan Pemerintah (PP).

"Perlakuan daripada relokasi dana desa itu berdasarkan PP dan kesepakatan diantara pemerintah dan DPR dia dicantolkan ke Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Umum dengan pemerintah daerah untuk disalurkan kepada kelurahan. Cantolannya ada, UU-nya masuk ke DAU," katanya.

Dilansir dari Suara.com-jaringan Klikpositif, ia menjelaskan aturan itu di antaranya Pasal 230 Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Dalam pasal 230 ayat 1 berbunyi, 'pemerintah daerah kabupaten/kota mengalokasikan anggaran dalam APBD kabipaten/kota untuk pembangunan sarana dan prasarana lokal kelurahan dan pemberdayaan masyarakat di kelurahan'.

Dan ayat 2 berbunyi 'alokasi anggaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dimasukkan ke dalam anggaran kecamatan pada bagian anggaran kelurahan untuk dimanfaatkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan'.

Kemudian Aziz juga mengungkapkan bahwa sebenarnya usulan adanya dana kelurahan tersebut sudah disampaikan oleh beberapa anggota DPR.

"Usulan beberapa anggota dari berbagai macam partai untuk khususnya daerah-daerah yang tidak mempunyai desa dari anggota. Kan ada misal dari DKI, DKI ke kotamadya kan tidak ada," pungkasnya.

Untuk diketahui, ... Baca halaman selanjutnya