Kinerja APBN 2018 Tumbuh Positif Hingga Oktober, Ini Rinciannya

"Pendapatan negara dan belanja negara secara bersamaan mampu memberikan capaian yang lebih besar"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Kementerian Keuangan melalui laporan APBNKita bulan November 2018 mencatat, perkembangan APBN tahun 2018 sampai dengan periode 31 Oktober 2018 menunjukkan capaian yang positif pada semua komponen serta konsisten sejak awal tahun.

Pendapatan negara dan belanja negara secara bersamaan mampu memberikan capaian yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya dan defisit terjaga lebih rendah.

Menurut catatan rasio defisit anggaran terjaga pada 1,60 persen terhadap PDB yang merupakan angka terendah dalam 5 tahun terakhir pada periode yang sama, sedangkan defisit keseimbangan primer sebesar 0,85 persen terhadap PDB menjadi yang terendah sejak tahun 2013.

Laporan tersebut menjelaskan bahwa realisasi pendapatan negara tumbuh 19,76 persen (yoy) yang mencapai Rp1.483,86 triliun atau 78,32 persen dari target dalam APBN tahun 2018.

Jumlah itu terbilang lebih baik dibandingkan realisasi pendapatan negara tahun 2017 yang mencapai Rp1.239,03 triliun atau 71,37 persen dari target. Rincian realisasi pendapatan negara sebagai berikut:

A. Laju realisasi penerimaan perpajakan tumbuh sebesar 15,87 persen (yoy) atau mencapai Rp1.160,66 triliun atau 71,73 persen dari target APBN 2018, terutama bersumber dari:
- Penerimaan Pajak yang tumbuh sebesar 16,25 persen (yoy) dengan capaian sebesar Rp1.016,52 triliun atau 71,39 persen dari target APBN tahun 2018.
- Penerimaan bea dan cukai tumbuh sebesar 13,27 persen (yoy) dengan capaian sebesar Rp144,14 triliun atau 74,26 persen dari target APBN tahun 2018.

B. Pertumbuhan realisasi PNBP juga menunjukkan nilai yang signifikan sebesar 34,52 persen (yoy) yang mampu membukukan nilai realisasi sebesar Rp315,44 triliun atau 114,53 persen dari target APBN tahun 2018.

C. Sementara itu penerimaan hibah juga mengalami peningkatan sebesar 170,63 persen (yoy) dengan nilai nominal Rp7,77 triliun atau 648,84 persen dari target APBN Tahun ... Baca halaman selanjutnya