Penerimaan Pajak Hingga Oktober 2018 Tumbuh 17,64 Persen, Ini Rinciannya

"Pertumbuhan positif ini ditopang oleh pertumbuhan PPh Non-Migas yang mencapai 17,03 persen"
Ilustrasi (Net)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Kementerian Keuangan melalui laporan APBN Kita bulan November 2018 mencatat, realisasi penerimaan pajak untuk periode Januari-Oktober 2018 tercatat sebesar Rp1.016,52 triliun, atau tumbuh 17,64 persen (yoy).

Pertumbuhan positif ini ditopang oleh pertumbuhan PPh Non-Migas yang mencapai 17,03 persen (yoy) serta PPN & PPnBM yang tumbuh 14,96 persen (yoy).

Tanpa memperhitungkan penerimaan Tax Amnesty di triwulan I tahun 2017 (merupakan penerimaan yang bersifat one-off, sebesar Rp 12 triliun), pertumbuhan penerimaan pajak sampai dengan bulan Oktober 2018 mencapai 19,30 persen (yoy) atau yang tertinggi selama periode 2015 – 2018.

Menurut data, pertumbuhan penerimaan pajak di tahun 2018 masih ditopang oleh kinerja positif beberapa jenis pajak utama, seperti PPh Pasal 21, PPh Badan, PPN Dalam Negeri dan PPN Impor yang memberikan sinyal positif peningkatan aktivitas ekonomi.

Secara umum pertumbuhan penerimaan pajak tidak lepas dari pertumbuhan jenis-jenis pajak utama yang menunjukkan kinerja cukup menggembirakan.

Data menjelaskan bahwa PPh Pasal 25/29 mampu melanjutkan trend pertumbuhan di atas 20 persen sepanjang tahun 2018, dimana PPh Pasal 25/29 Badan mampu tumbuh hingga 25,21 persen (yoy) sedangkan PPh Pasal 25/29 Orang Pribadi tumbuh 21,00 persen (yoy).

Lalu untuk PPh Pasal 21 tumbuh 17,00 persen (yoy), jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebesar 4,02persen(yoy). Pertumbuhan signifikan dicatatkan oleh pajak-pajak atas impor, melanjutkan trend pertumbuhan tahun 2017.

Kemudian PPh Pasal 22 Impor tumbuh 27,72 persen (yoy) naik dari 15,61 persen, PPN Impor tumbuh 28,10 persen (yoy) naik dari 20,85 persen, serta PPnBM Impor tumbuh 6,11 persen (yoy) setelah di tahun 2017 mengalami pertumbuhan negatif (-15,36 persen).

"Secara umum, pajak atas impor tumbuh 27,56 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2017 yang ... Baca halaman selanjutnya