Pembiayaan Utang Negara Capai 83 Persen dari Target APBN 2018, Ini Rinciannya

"Realisasi pembiayaan utang telah mencapai Rp333,72 triliun dari Rp399,22 triliun yang ditetapkan pada APBN 2018"
Ilustrasi (Net)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Kementerian Keuangan melalui laporan keuangan APBN Kita bulan Oktober 2018 mencatat, realisasi pembiayaan utang telah mencapai Rp333,72 triliun dari Rp399,22 triliun yang ditetapkan pada APBN 2018.

Jumlah tersebut telah mencapai 83,59 persen dari target pembiayaan utang dalam APBN 2018.

Pertumbuhan realisasi pembiayaan utang sampai dengan Oktober 2018 sebesar negatif 19,53 persen (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017.

Dalam laporan itu, Kementerian Keuangan merinci realisasi Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp343,23 triliun atau sebesar 82,80 persen dari jumlah yang ditetapkan pada APBN.

"Sehingga pertumbuhan tahunan SBN lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2017 tumbuh sebesar negatif 16,64 persen," demikian tulis Kemenkeu dalam laporannya.

Sementara itu, pinjaman (neto) ditetapkan sebesar negatif Rp15,30 triliun dalam APBN 2018, dimana sampai akhir Oktober 2018 terealisasi sebesar negatif Rp9,51 triliun atau mencapai 62,15 pesen dari APBN 2018.

Realisasi injaman (neto) pada tahun 2018 ini terbilang lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2017 dengan besaran penurunan sebesar 417,78 persen (yoy).

Pinjaman ini terdiri atas Pinjaman Dalam Negeri dan Pinjaman Luar Negeri. Target Pinjaman Dalam Negeri yang ditetapkan sebesar Rp3,14 triliun.

Kemenkeu menjelaskan, sampai dengan akhir Oktober 2018 realisasinya mencapai Rp476.40 miliar atau 15,18 persen dari APBN 2018 dengan perincian penarikan Pinjaman Dalam Negeri sebesar Rp1,45 triliun sementara pembayaran cicilan pokok Pinjaman Dalam Negeri sebesar Rp977,60 miliar.

Lalu Pinjaman Luar Negeri (Neto) juga ditetapkan sebesar negatif Rp18,44 triliun dengan rincian pembayaran cicilan pokok Pinjaman Luar Negeri ditetapkan sebesar Rp69,79 triliun dan penarikan Pinjaman Luar Negeri sebesar Rp51,35 triliun.

Sampai akhir Oktober 2018, penarikan Pinjaman Luar Negeri ... Baca halaman selanjutnya